Kasus Jasad Dicor di Musala, Polisi Tetapkan Istri & Anak Surono Jadi Tersangka

Melalui penyelidikan mendalam selama tiga hari, polisi berhasil mengungkap misteri kematian Surono..

Kasus Jasad Dicor di Musala, Polisi Tetapkan Istri & Anak Surono Jadi Tersangka
instagram
Misteri Mayat Surono yang Terkubur di Mushola Rumah di Jember, Baru Terungkap setelah 7 Bulan Hilang 

Polisi mendapatkan laporan dugaan Surono dikubur di rumah itu pada Minggu (3/11/2019) malam. Akhirnya lokasi penguburan Surono dibongkar pada Senin (4/11/2019) pagi.

Tewasnya Surono Warga Jember ini Dikelabuhi Cerita dengan Kepergiaannya ke Bali

Sekitar tujuh bulan lamanya Surono (51), petani asal Dusun Juroju Desa Sumbersalak Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember terkubur di dalam rumahnya sendiri.

Selama tujuh bulan lamanya pula, saudara Surono dan tetangga tidak tahu keberadaannya.

Bukan berarti tetangga, dan saudara (selain keluarga inti - istri dan anak) tidak mencarinya. Lalu kenapa tetangga dan saudara tidak curiga dengan 'hilangnya' Surono?.

"Saya sudah pernah tanya kepada anaknya Pak Surono (Bh/Bahar). Seingat saya tanya di awal bulan Mei. Karena bulan empat (April), masih ketemu dia (Surono). Saat saya tanya ada dimana Pak Wid (panggilan akrab Surono), anaknya jawab kalau ayahnya bekerja di Bali. Bahkan saya sempat minta nomor telepon Pak Wid, tapi nggak dikasih sama anaknya," ujar Misli, Kepala Dusun Juroju Desa Sumbersalak kepada Surya, Rabu (6/11/2019).

Misli juga bertanya kepada Bs (Busani), istri Surono tentang keberadaan sang suami. Jawaban dari perempuan itu menguatkan keterangan sang anak kalau Surono bekerja di Bali.

"Bahkan katanya sudah beristri lagi," imbuh Misli kepada Tribunjatim.com.

Karena keterangan itulah, dirinya percaya saja. Ketiadaan Surono tidak membuat curiga warga sekitar, karena memang Surono pernah bekerja di Bali, selain bekerja di ladang dan kawasan hutan tempatnya menanam kopi.

Warga tidak curiga karena lokasi rumah Surono yang terbilang berjarak cukup jauh dari tetangganya. Rumah itu dikelilingi sungai, juga persawahan sehingga berjarak beberapa puluh meter dari rumah tetangga terdekat.

Sedangkan Suroto, adik Surono yang tinggal di Kecamatan Ambulu, juga pernah bertanya mengenai keberadaan sang kakak. Bahkan saat Hari Raya Idul Fitri 2019, Suroto juga berkunjung ke rumah itu.

"Tetapi kakak saya tidak ada di rumah. Katanya kerja di Bali, kemudian juga di Lombok. Bahkan istrinya cerita kalau (Surono) sudah nikah lagi, karena itulah istri kakak saya menikah juga sama suami sirinya yang sekarang (Jm/Jumarin)," ujar Suroto kepada Tribunjatim.com.

Saat berkunjung ke rumah kakaknya, dia menemukan dapur rumah kakaknya sudah terbangun bagus. Pun musala yang akhirnya diketahui sebagai lokasi penguburan jasad Surono.

'Hilangnya' Surono terbongkar dari penuturan anaknya Bh. Kepada Kasun Juroju, Misli, Bh bercerita jika dia bermimpi ayahnya. Dia pun menghubungi ibunya, dan bertanya keberadaan ayahnya. Ibunya menjawab kalau ayahnya sudah mati.

Dia pun bertanya siapa yang membunuh ayahnya. Sang ibu menjawab kalau yang membunuh ayahnya Jm. Cerita ini kemudian dituturkan kepada Misli, yang kemudian berlanjut menjadi pelaporan ke Polsek Ledokombo.

Tetapi Bs memiliki cerita lain saat diperiksa polisi. Bs menuturkan kalau yang membunuh Surono adalah sang anak, Bh. Bh memukul Surono memakai linggis, dan menguburnya di tempat itu. Polisi memang menemukan sebuah linggis di bawah jasad Surono.

Kini misteri siapa pembunuh Surono masih didalami polisi. (Sri Wahyunik/Tribunjatim.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Kasus Jasad di Musala, Istri & Anak Surono Jadi Tersangka, Kejahatan Dimulai Saat Lampu Dimatikan
https://jatim.tribunnews.com/amp/2019/11/07/kasus-jasad-di-musala-istri-anak-surono-jadi-tersangka-kejahatan-dimulai-saat-lampu-dimatikan?page=all

Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved