Berita Nagan Raya

Jaksa Kejari Nagan Raya Tuntut Anak Bunuh Ayah Kandung 20 Tahun Penjara, Begini Tanggapan Terdakwa

JPU menilai terdakwa terbukti membunuh ayah kandungnya bernama M Yusuf (45), warga Alue Raya, Darul Makmur, Nagan Raya.

Jaksa Kejari Nagan Raya Tuntut Anak Bunuh Ayah Kandung 20 Tahun Penjara, Begini Tanggapan Terdakwa
SERAMBINEWS.COM/RIZWAN
Sidang pembacaan tuntutan oleh JPU terhadap anak didakwa bunuh ayah kandung di PN Suka Makmur, Nagan Raya, Senin (11/11/2019). 

JPU menilai terdakwa terbukti membunuh ayah kandungnya bernama M Yusuf (45), warga Alue Raya, Darul Makmur, Nagan Raya.

Jaksa Kejari Nagan Raya Tuntut Anak Bunuh Ayah Kandung 20 Tahun Penjara, Begini Tanggapan Terdakwa

Laporan Rizwan | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM SUKA MAKMUE - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Nagan Raya menuntut terdakwa Denis (31) selama 20 tahun penjara. 

JPU menilai terdakwa terbukti membunuh ayah kandungnya bernama M Yusuf (45), warga Alue Raya, Darul Makmur, Nagan Raya.  

JPU membacakan tuntutan ini dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Suka Makmue, Nagan Raya, Senin (11/11/2019).

Sidang dimulai pukul 14.30 WIB dipimpin Ketua Majelis Hakim, Arizal Anwar SH dibantu dua hakim anggota, Rosnainah SH serta Edo Juniansyah SH.

Sedangkan JPU dari Kejari Nagan Raya, Rahmad Ridha SH.

Ada Lokasi Wisata Baru di Jambo Dalem, Ini Permintaan Warga kepada Pemkab Aceh Selatan

Anggota Dewan Desak Pemkab Pidie Jaya Tambah Anggaran untuk Pengembangan Syariat Islam

Prediksi Cuaca Sebagian Aceh Hingga 14 November, Langsa Diguyur Hujan

JPU dalam tuntutannya menyatakan terdakwa Denis terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap ayah kandungnya, sehingga perbuatannya itu terbukti melanggar Pasal 340 KUHPidana.

"Menjatuhi pidana penjara 20 tahun dipotong masa terdakwa menjalani hukuman," kata JPU, Rahmad Ridha.

Setelah pembacaan tuntutan itu, hakim mempertanyakan kepada terdakwa Denis. 

Ia secara lisan meminta majelis hakim memberikan keringanan hukuman. 

Hakim kembali menunda sidang ke Senin (18/11/2019) pekan depan dengan agenda pembacaan vonis oleh hakim.

Seperti diberitakan, M Yusuf (45), warga Desa Alue Raya, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya ditemukan bersimbah darah di areal perkebunan sawit miliknya pada Juni 2019.

Kasus itu ternyata melibatkan anak kandungnya sendiri bernama Denis alias Botong (31), sebagai pelaku utama. 

Hal mengejutkan ini terungkap sebelas hari setelah kejadian. (*)

Penulis: Rizwan
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved