Aceh Tawarkan 6 Investasi Wisata Halal di Hadapan Investor Dunia

Aceh menawarkan enam investasi wisata halal kepada investor dunia di Executive Leader Forum yang berlangsung di Jakarta Convention Center...

Aceh Tawarkan 6 Investasi Wisata Halal di Hadapan Investor Dunia
For Serambinews.com
Asisten II Setda Aceh, Teuku Ahmad Dadek saat mempresentasikan potensi wisata halal kepada calon investor di Jakarta, Rabu (13/11/2019). 

Aceh Tawarkan 6 Investasi Wisata Halal di Hadapan Investor Dunia

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Aceh menawarkan enam investasi wisata halal kepada investor dunia di Executive Leader Forum yang berlangsung di Jakarta Convention Center, Rabu (13/11/2019).

Adapun enam tawaran tersebut adalah pengembangan empat klaster wisata berbasis spasial, optimalisasi peran BPKS sebagai akselator wisata di Sabang, merancang layanan Rumah Sakit sebagai Rumah Sakit Islami untuk turis, akses keuangan kepada IMKM dalam rangka mengoptimalkan nilai tambah keuangan, merancang sertifikasi halal, dan rencana pengembangan Bersela dan Kawasan Industri halal.

Executive Leaders Forum adalah salah satu dari banyak rangkaian dalam acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2019, 12 - 17 November 2019, di Jakarta Convention Center, Jakarta yang mempertemukan gubernur terpilih dan mitra potensial internasional untuk membangun ekonomi daerah dengan ekonomi syariah.

Di antara mitra yang akan hadir adalah Dubai Islamic Economy Development Centre (DIEDC), Association of National Development Finance Institutions (ADFIMI), Japan International Cooperation Agency (JICA), Islamic Development Bank (IsDB) —Indonesia, World Bank — Indonesia, dan CFO Club Indonesia.

Abdya tak Tetapkan UMK, Berpedoman Pada UMP yang Segera Ditetapkan Gubernur Aceh

Himapakosaka Prihatin Konflik Adat Budaya di Subulussalam, Minta Wali Kota Affan Beri Klarifikasi

Januari 2020, Kantor Imigrasi Ditargetkan Beroperasi di Tapaktuan

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Aceh, Teuku Ahmad Dadek, mewakili Plt Gubernur Aceh juga ikut memaparkan peta jalan Aceh memulai pembangunan berbasis ekonomi syariah yaitu dengan menghadirkan qanun atau perda Aceh dan lembaga keuangan syariah.

"Aceh sudah memiliki payung regulasi, dan kini secara kelembagaan keuangan ada yang sudah menjadi lembaga keuangan syariah dan ada yang sedang melakukan peralihan, dari konvensional menjadi syariah," kata Teuku Ahmad Dadek.(*)

Abdya tak Tetapkan UMK, Berpedoman Pada UMP yang Segera Ditetapkan Gubernur Aceh

Pascaledakan Bom Bunuh Diri di Poltabes Medan, Polres Lhokseumawe Perketat Penjagaan

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved