Disnakertrans dan PKK Aceh Besar Latih Perajin Kue Tradisional

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Aceh Besar, 12-15 November 2019, mengadakan Pelatihan Membuat Kue Tradisional

Disnakertrans dan PKK Aceh Besar Latih Perajin Kue Tradisional
DOK DISNAKERTRANS ACEH BESAR
Ketua TP PKK Aceh Besar, Ny Rahmah Mawardi (kiri), didampingi Kadisnakertrans Aceh Besar, Rahmawati (dua kiri), menyerahkan bantuan berupa peralatan pembuatan kue tradisional Aceh kepada peserta pelatihan di Aula PAUD Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (12/11/2019). 

BANDA ACEH - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Aceh Besar, 12-15 November 2019, mengadakan Pelatihan Membuat Kue Tradisional Aceh untuk Kelompok Usaha Perempuan se-Aceh Besar. Kegiatan yang terlaksana atas kerja sama dengan Tim Penggerak (TP) PKK Aceh Besar tersebut berlangsung di Aula Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar. Pelatihan yang diikuti 50 peserta itu dibuka Ketua TP PKK Aceh Besar, Ny Rahmah Mawardi, Selasa (12/11).

Dalam arahannya, Rahmah berharap kepada kelompok perajin kue tradisional Aceh yang mengikuti pelatihan itu untuk selalu memperhatikan kualitas dan nilai kesehatan produk yang dihasilkan agar selalu baik. Dalam hal penggunaan bahan-bahan pewarna, Rahmah berharap supaya diutamakan yang tidak mengandung penyedap atau zat kimia berbahaya.

Ny Rahmah Mawardi juga mengharapkan tumbuhnya minat kewirausahaan yang tinggi di kalangan kelompok perajin kue tradisional di Aceh Besar. Sebab, menurutnya, saat ini pemasaran produk yang dihasilkan sudah dapat dilakukan di rumah tanpa harus mengurangi waktu untuk keluarga yaitu dengan cara online atau membangun jaringan. Pada kesempatan itu, Ketua TP PKK Aceh Besar juga menyerahkan bantuan kepada peserta pelatihan berupa peralatan pembuatan kue tradisional Aceh.

Sementara itu, Kadisnakertrans Aceh Besar, Rahmawati SPd MM, menyebutkan, peserta pelatihan tersebut sebanyak 50 orang yang berasal dari sejumlah kecamatan di Aceh Besar.

Menurut Rahmawati, pelatihan itu bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kualitas kue tradisional Aceh yang dihasilkan oleh perajin di Aceh Besar. “Bila kualitas dan kemasannya sudah bagus, nilai jual pasti akan meningkat,” ujar Rahmawati optimis.

Karena itu, Rahmawati berharap kepada seluruh peserta pelatihan agar benar-benar mengikuti materi dan bimbingan dari para pelatih. Sehingga, setelah pelatihan nanti akan meningkatkan kualitas kue tradisional Aceh yang diproduksi oleh perajin di Aceh Besar. “Jika ini terjadi, nilai jual produk akan meningkat dan akhirnya dapat menambah pendapatan keluarga para perajin sendiri,” demikian Rahmawati. (jal)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved