Breaking News:

Minyak Kelapa Sawit Aceh Diekspor ke India    

Sebanyak 6.000 ton minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) Aceh, Selasa (12/11) siang, mulai dieskpor melalui Pelabuhan...

SERAMBI/JAFARUDDIN
Kapal pengangkut minyak kelapa sawit Aceh sandar di Pelabuhan Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara untuk diekspor ke India, Selasa (12/11/2019). 

LHOKSUKON – Sebanyak 6.000 ton minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) Aceh, Selasa (12/11) siang, mulai diekspor melalui Pelabuhan Internasional Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara ke India. Ekspor perdana itu dilakukan PT Aceh Makmur Bersama (AMB) dengan menggunakan kapal.

Sehari sebelumnya, Plt Gubernur Aceh diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian Keuangan dan Pembangunan, Mahyuzar meresmikan bulking terminal facility (tangki timbun) Pusat Logistik Berikat (PLB) di kompleks pelabuhan. Untuk ekspor tersebut AMB berinvestasi mencapai Rp 30 miliar.

“Hari ini perdana pengapalan. Sebelum diekspor, minyaknya dipanasin di sini, sehingga mencapai suhu ekspor quality antara 55 sampai 60 derajat. Kemudian dipompa ke kapal dari dua tanki,” ujar Direktur Utama PT AMB, Petrus Budianto kepada Serambi kemarin. Kapal pengakut CPO tiba di pelabuhan sekira pukul 11.30 WIB.

Kapal yang digunakan untuk eskpor tersebut milik perusahaan pembeli CPO yaitu Just Oil and Grain Pte Ltd dari Singapore. Perusahaan itu memiliki anak perusahaan di Aceh yaitu PT Agritrade Cahaya Makmur, yang melakukan eksport.

Disebutkan, untuk mengumpulkan CPO 6.000 ton tidak membutuhkan waktu yang lama. “Cepat sekali waktu mengumpulkannya. Sebelum diterima atau dibeli, minyak tersebut dites dulu. Kalau cocok, baru dituang,” ujar Petrus.

CPO tersebut dikumpulkan dari seluruh Aceh. Dengan adanya tangki timbun CPO di Lhokseumawe akan memudahkan penjualan. Karena selama ini CPO tersebut diantar ke Belawan, Sumatera Utara. Tapi dengan ada di Lhokseumawe akan semakin memudahkan penjual, karena lebih dekat ke Lhokseumawe dibandingkan ke Belawan. Ssehingga lebih hemat transportasi dan menguntungkan semuanya.(jaf)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved