Breaking News:

Traveling

Jalan-jalan ke Singapura, dari Air Terjun Buatan di Bandara Changi, Spectra, Hingga Masjid Sultan

Air terjun buatan ini berada di tengah-tengah hutan tiruan yang berisi lebih dari 2.000 pepohonan dengan 120 spesies tanaman dari berbagai negara.

Penulis: Zainal Arifin M Nur | Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM/ZAINAL ARIFIN M NUR
Kolase foto Jalan-jalan ke Singapura, dari Air Terjun Buatan di Bandara Changi, Spectra, Hingga Masjid Sultan 

Dikutip dari visitsingapore.com, masjid ini dibangun pada tahun 1824 untuk Sultan Hussein Shah, sultan pertama di Singapura.

Sir Stamford Raffles, pendiri Singapura, memberikan $3.000 untuk konstruksi gedung satu lantai dengan atap dua lapis.

Seratus tahun kemudian, masjid tua ini memerlukan perbaikan.

Masjid yang ada saat ini didesain oleh Denis Santry dari Swan and Maclaren, firma arsitektur tertua di Singapura, dan dibangun kembali pada tahun 1932.

Sedikit sekali yang mengetahui bahwa pada masa rekonstruksi, North Bridge Road dipaksa untuk dibelokkan mengitari masjid dan diperpanjang sampai Arab Street.

Jika Anda berada di sana, lihatlah lebih dekat kubah berbentuk bawang.

Masjid Sultan Singapura di Kampong Gelam Singapura, Sabtu (9/11/2019).
Masjid Sultan Singapura di Kampong Gelam Singapura, Sabtu (9/11/2019). (SERAMBINEWS.COM/ZAINAL ARIFIN M NUR)

Setiap dasar kubah didekorasi dengan ujung botol kaca yang disumbangkan oleh umat Muslim yang kurang mampu selama masa pembangunannya, tidak hanya umat yang kaya saja yang dapat berkontribusi.

Dikukuhkan sebagai monumen nasional pada tahun 1975, masjid tersebut merupakan titik utama masyarakat Muslim sampai dengan saat ini.

Jika Anda berada di sana selama bulan Ramadhan, bulan puasa bagi umat Muslim, pergilah ke pasar malam di area tersebut dan temukan banyak gerai makanan.

VIDEO - Masjid Tua Sultan Singapura, Titik Utama Muslim di Negeri Singa

Di dekat masjid ini terdapat kompleks istana kesultan Singapore masa lalu.

Kompleks istana ini masih terawat dengan nama "Malay Heritage Centre (Pusat Kebudayaan Melayu).

Di sini, Anda bisa melihat-lihat khazanah peninggalan sultan terakhir Singapura.

Ada singgasana dan beberapa naskah yang menceritakan sejarah negara Singapura.

Salah satunya adalah Sulatus Salatin yang mencatat kisah raja-raja.

Istana peninggalan Kerajaan Melayu di Kampong Gelam Singapura, Sabtu (9/11/2019).
Istana peninggalan Kerajaan Melayu di Kampong Gelam Singapura, Sabtu (9/11/2019). (SERAMBINEWS.COM/ZAINAL ARIFIN M NUR)
Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved