Rakornas Kepala Daerah

Hadiri Rakornas Kepala Daerah, Ketua DPRK Subulussalam Minta Perhatian Pusat Soal Peningkatan IPM

Ketua DPRK Subulussalam, Ade Fadly Pranata Bintang meminta perhatian khusus pusat dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Hadiri Rakornas Kepala Daerah, Ketua DPRK Subulussalam Minta Perhatian Pusat Soal Peningkatan IPM
Dok Dedi, ADC Ade Fadly
Ketua DPR Kota Subulussalam, Ade Fadly Pranata Bintang, S.Ked saat berbicara dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepala Daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, Rabu (13/11/2019). 

Laporan Khalidin | Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM – Ketua DPR Kota Subulussalam, Ade Fadly Pranata Bintang SKed meminta adanya perhatian khusus pusat untuk Kota Subulussalam dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

“Benar, pak Ketua DPRK Subulussalam ada tampil berbicara di Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepala Daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor,” kata Dedi, Adc Ketua DPRK Subulussalam kepada Serambinews.com, Jumat (15/11/2019).

Dedi pun mengirimkan video rekaman saat Ketua DPRK Subulussalam menyampaikan sejumlah permintaan kepada pemerintah pusat yang dihadiri Luhut Binsar Panjaitan.

Dalam rekaman tersebut tampak Ade Fadly mengenakan baju batik warna hitam kombinasi corak kuning emas dipadu celana hitam.

Meski baru menjabat sebagai Ketua DPRK dan masuk di jajaran politisi, alumni Fakultas Kedokteran Unsyiah ini tampak dengan lugas berbicara di hadapan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan atau Luhut Panjaitan.

Ade Fadly awalnya menyampaikan tertarik dengan pemaparan Menko Luhut Panjaitan terkait persoalan stunting di Indonesia yang berkaitan dengan masalah sampah plastik.

Stunting, kata Fadly, masalah seluruh negara di dunia, di Indonesia berada di urutan kelima kasus stunting. Dan sampah plastik, sambung Fadly bisa mempengaruhi kasus stunting.

”Tadi bapak punya program mulai pendidikan, sosial, sosial, PKH dan banyak lagi. Saya pikir anggaran bukan sedikit untuk peningkatan IPM dan Subulussalam tingkat IPM nya 68,3,” kata Fadly.

Lalu Fadly menyampaikan ada banyak daerah yang memiliki persoalan berbeda-beda. Dia pun menanyakan distribusi program tersebut. Dia menanyakan bagaimana penyetaraan distribusi program tersebut ke daerah yang masalahnya berbeda.

Dia mencontohkan, Subulussalam yang bermasalah  dengan persoalan IPAM. Karenanya, Fadly meminta agar pusat memberikan perhatian khusus bagi Kota Subulussalam dalam peningkatan IPM.

Rakornas ini menghadirkan seluruh kepala daerah, Gubernur, Bupati dan Wali Kota serta Forkopimda se-Indonesia. Rakornas kepala daerah dan forkopimda ini dibagi menjadi delapan panel.

Panel pertama membahas kebijakan strategis 2020-2024, panel kedua pembangunan SDM, panel ketiga pembangunan infrastruktur dan panel keempat membahas penyederhanaan regulasi dan reformasi birokrasi.

Kemudian, panel kelima membahas transformasi ekonomi I, panel keenam transformasi ekonomi II, panel ketujuh pengawasan dan panel kedelapan membahas penegakan hukum dan keamanan.(*)

INFO BMKG: Tsunami Terdeteksi di Ternate dan Bitung, Ekses Gempa Sulut Magnitudo 7,1

Terkait Bangkai Babi Hanyut di Sungai, Disnak Aceh Singkil: Kolera Babi tak Menular ke Manusia

Pemburu Emas di Hutan Geumpang Diyakini ‘Dikendalikan’ Para Pemodal

Bripka M Nyabu di Mobil Sebelum ke Hotel Menemui Selingkuhannya yang juga Isteri Polisi

Ingin Terus Prima, Suarez Minta Dicarikan Tandingan oleh Barcelona

Penulis: Khalidin
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved