Mengidolakan Rasulullah Dalam Kehidupan  

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kota Banda Aceh, Tgk H Tarmizi M Daud SAg Mag, saat mengisi pengajian rutin Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam

Mengidolakan Rasulullah Dalam Kehidupan   
Tgk H Tarmizi M Daud SAg Mag

BANDA ACEH - Jurnalistik di dalam Islam amatlah penting, sebab itulah ujung tombak dakwah. Demikian antara lain disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kota Banda Aceh, Tgk H Tarmizi M Daud SAg Mag, saat mengisi pengajian rutin Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI) di Rumoh Aceh Kupi Luwak, Jeulingke, Selasa (12/11) malam.

Tarmizi mengatakan, fungsi informasi dijelaskan dalam Alquran Surat Al-Hujurat Ayat 6 yang artinya 'Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.'

Menurutnya, informasi dapat mengubah cara pandang seseorang mengenai sesuatu. "Fungsi informasi sangat penting dalam Islam. Lalu pertanyaannya kenapa hari ini yang semestinya menjadi idola tidak diidolakan oleh umat Islam? Yang hina menjadi mulia, kenapa begini? Jawabannya adalah karena informasi. Kenapa bintang film dan artis bisa diidolakan? Itu karena media, kenapa orang mulia jadi hina juga karena media. Kalau begitu, peran media sangat penting dalam agama," ujar kandidat doktor UIN Ar-Raniry ini.

Dia mengatakan, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam wajib kita idolakan karena pada diri Rasul memiliki dimensi ilahiyah yang hakikatnya adalah suatu kebenaran mutlak dan pasti. Alquran menyebutnya dengan uswatun hasanah.

Menurut Tgk Tarmizi, orang yang masih ragu dengan rasul berarti imannya belum bagus. "Rasul wajib memiliki sifat Siddiq, Tabligh, Amanah, dan Fathanah. Ini objek kinerja para rasul. Rasulullah lewat sifat-sifat inilah yang menjadi the rule of law, atau semacam acuan hukum," sebutnya.

Lalu mengapa Rasulullah wajib kita jadikan idola? Karena apa yang disampaikan oleh Rasul adalah kehendak ilahi. "Inilah yang disebut dengan dimensi ilahiah. Kalau kita katakan cinta kepada Rasulullah, maka ikutilah apa yang dilakukan oleh Beliau," pungkasnya. (*)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved