DPRA Akhirnya Umumkan Fraksi PNA  

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Dahlan Jamaluddin akhirnya mengumumkan ketua dan anggota Fraksi Partai Nanggroe Aceh

DPRA Akhirnya Umumkan Fraksi PNA   
SERAMBI/BUDI FATRIA
Samsul Bahri 

BANDA ACEH - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Dahlan Jamaluddin akhirnya mengumumkan ketua dan anggota Fraksi Partai Nanggroe Aceh (PNA) di DPRA. Pengumuman itu disampaikan dalam rapat paripurna pengambilan sumpah jabatan pimpinan lembaga itu, Jumat (15/11).

Pengumuman Fraksi PNA disampaikan setelah tercapainya kesepakatan di antara anggota DPRA dari partai itu untuk membentuk fraksi. Karena sebelumnya, Ketua DPRA menunda mengumumkan Fraksi PNA karena partai tersebut masih dualisme kepengurusan.

"Pimpinan DPRA sangat berterima kasih atas hasil kesepakatan bersama tersebut karena telah mengedepankan azas mufakat dan musyawarah seperti yang telah disarankan dalam rapat paripurna pada Senin 14 Oktober 2019 lalu," kata Dahlan di hadapan anggota DPRA.

Adapun susunan pengurus Fraksi PNA adalah Safrijal alias Gamgam sebagai Ketua Fraksi, Mukhtar Daud sebagai Wakil Ketua, Tgk Haidar sebagai Sekretaris, dan Darwati A Gani sebagai Bendahara. Sementara Samsul Bahri Bin Amiren alias Tiyong dan M Rizal Falevi Kirani sebagai anggota.

Saat Ketua DPRA sedang membacakan susunan pengurus Fraksi PNA, Darwati A Gani sempat mengajukan interupsi. Dia berencana menyampaikan penolakan terhadap susunan ketua dan anggota Fraksi PNA versi Tiyong. Tapi interupsinya tidak diterima dan Dahlan membacakannya sampai tuntas. 

Sebelumnya, pengumuman Fraksi PNA sempat ditunda akibat adanya dualisme kepengurusan partai. Saat ini PNA terbelah dalam dua kubu yaitu PNA hasil Kongres 2017 pimpinan Irwandi Yusuf dan PNA hasil Kongres Luar Biasa pimpinan Samsul Bahri Bin Amiren alias Tiyong. Bahkan Irwandi menggugat Tiyong ke Pengadilan Negeri Banda Aceh dan proses persidangannya sedang berlangsung.

Kala itu, DPRA hanya mengumumkan fraksi-fraksi yang tidak ada persoalan yaitu Fraksi Partai Aceh, Fraksi Demokrat, Fraksi Golkar, Fraksi Gerindra, Fraksi PAN, Fraksi PKS, Fraksi PPP, dan Fraksi PKB-PDA. Tiyong sempat protes karena fraksi usulan kubunya tidak jadi dibacakan saat itu.

Tapi Ketua DPRA Dahlan Jamaluddin membacakan susunan personalia Fraksi PNA dalam rapat paripurna kemarin, Tiyong mengaku mensyukurinya. "Alhamdulillah PNA sekarang sudah punya fraksi sebagaimana fraksi lain," katanya saat dikonfirmasi Serambi melalui telepon.

Terkait dualisme kepengurusan, Tiyong mengatakan bahwa pengusulan fraksi ke DPRA harus ditandatangani oleh ketua umum dan sekjen partai, tidak bisa oleh ketua sendiri, mengacu pada fraksi usulan Irwandi. Menurutnya, usulannya sudah sah secara aturan.

"Ketika partai terjadi dualisme kepengurusan, solusi untuk membentuk fraksi melalui musyawarah anggota dewan. Maka kami bersepakat membentuk Fraksi PNA. Masalah dia (Darwati) tidak setuju itu hak dia, masak kami lima orang harus ikut satu orang yang tidak setuju," ujar dia.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved