Telegram Mabes Polri: Polisi Dilarang Pamer Barang Mewah dan Bergaya Hedonis, Terutama Bhayangkari

Mabes Polri menerbitkan surat telegram berisi peraturan disiplin anggota Polri, kode etik profesi, dan kepemilikan barang mewah oleh PNS di Polri.

Telegram Mabes Polri: Polisi Dilarang Pamer Barang Mewah dan Bergaya Hedonis, Terutama Bhayangkari
WARTAKOTA
Mabes Polri menerbitkan telegram berisi peraturan disiplin anggota Polri, kode etik profesi Polri, dan kepemilikan barang mewah oleh pegawai negeri di Polri. Keluarga besar Polri dilarang memakai dan memamerkan barang-barang mewah baik di kehidupan masyarakat dan kedinasan. 

Selanjutnya, polisi diminta hidup sederhana di lingkungan internal Polri maupun kehidupan bermasyarakat.

Selanjutnya, tidak mengunggah foto dan video pada media sosial yang menunjukkan gaya hidup hedonis karena dapat menimbulkan kecemburuan sosial.

Polisi juga diminta menyesuaikan norma hukum, kepatutan, dan kepantasan dengan kondisi lingkungan tempat tinggal dan menggunakan atribut Polri yang sesuai untuk penyamarataan.

Terakhir, para pimpinan, kasatwil, dan perwira diminta memberikan contoh perilaku dan sikap yang baik dengan tidak memperlihatkan gaya hidup hedonis, terutama Bhayangkari dan keluarga besar Polri.

"Akan dikenakan sanksi tegas bagi anggota Polri yang melanggar," kata Listyo.

Sementara itu, hedonisme merupakan ajaran atau pandangan bahwa kesenangan atau kenikmatan merupakan tujuan hidup.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polri Terbitkan Telegram: Polisi Jangan Pamer Barang Mewah dan Gaya Hidup Hedonis"

BACA JUGA BERITA POPULER

Klasemen Akhir MotoGP 2019 - Marc Marquez Cetak Rekor di Valencia, Valentino Rossi tak Masuk 5 Besar

Penahanan Oknum Kepsek dan Wakilnya yang Diciduk Dalam Satu Kamar Hotel di Banda Aceh Diperpanjang

Tukang Becak Diupah Rp 500 Ribu Buang Bangkai Babi ke Sungai, Begini Pengakuan saat Ditangkap Polisi

Detik-detik Pilot Dievakuasi karena Diduga Pingsan setelah Pesawat Mendarat Darurat di Kupang

Editor: Safriadi Syahbuddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved