Berita Bener Meriah
Harga Rp 700 Per Kg, Petani Buah Kol di Bener Meriah Menangis
“Kami petani menagis dengan kondisi sekarang ini, kami keluarkan modal cukup banyak, tetapi harga buah kol Rp 700 rupiah per kilogram,”
Penulis: Budi Fatria | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Budi Fatria | Bener Meriah
SERAMBINEWS.COM, REDELONG – Sejumlah petani buah kol (kubis) di Kabupaten Bener Meriah mengalami kerugian akibat harga beli di pasaran sangat murah.
Sahruddin (35) salah seorang petani buah kol di Dusun Arafah, Kampung Kute Lintang, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, mengeluh dengan harga buah kol dalam tiga bulan ini.
“Kami petani menangis dengan kondisi sekarang ini, kami keluarkan modal cukup banyak, tetapi harga buah kol Rp 700 rupiah per kilogram,” ujar Sahruddin.
• Komputer di SMPN 2 Paya Bakong Aceh Utara Dicuri, Begini Kronologis Kejadiannya
Ia menambahkan, kami rugi total, jangankan untung balik modal saja tidak.
“Ini harga kol paling murah, dulu ada semasa konflik Aceh, ini kan sudah gak konflik lagi, tapi harga masih anjlok, kemana kami harus mengadu,” kesalnya.
Lanjutnya lagi, saya mengeluarkan modal cukup banyak untuk menam buah kol, saat panen harga beli sangat murah.
“Modal kami cukup banyak keluar, mulai dari pupuk, sewa lahan, bibit, ongkos lagi, pokonya rugi kami,” katanya.
• Gajah Berkeliaran di Dekat Linggong Panyang Keumala-Tangse Pidie, Pengguna Jalan Diminta Hati-hati
Sahruddin berharap, pemerintah memperhatikan para petani di Kabupaten Bener Meriah yang sudah tiga bulan ini mengalami kerugian akibat harga beli anjlok.
“Gak usah mahal kali lah, semisal harga buah kol 1.300 perkilogram, kami petani sudah ada untung walau sedikit,” tutupnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/memanen-buah-kol-di-bener-meriah.jpg)