Betrand Peto Minum ASI Sarwendah, Bagaimana Penjelasan Dokter Anak soal Hal Ini?

Dokter spesialis anak, Dr Rina Rohsiswan SpA mengungkap, bahwa sebenarnya pemberian ASI pada anak yang beranjak remaja, tidaklah ada manfaatnya.

Betrand Peto Minum ASI Sarwendah, Bagaimana Penjelasan Dokter Anak soal Hal Ini?
tangkap layar kanal YouTube The Onsu Family dan Instagram @sarwendah29
Betrand Peto dan Sarwendah Tan 

Ada beberapa hal yang harus diketahui ibu menyusui dalam menyimpan ASI perah agar tidak mudah rusak.

"Penyimpanan ASI paling baik adalah yang segar, yang baru diperah," kata Konselor Laktasi dr. Ameetha Drupadi, CIMI.

ASI wajib disimpan dalam kulkas. Semakin dingin ruangan tempat menyimpan, maka ASI akan semakin awet.

ASI yang baru diperah lalu disimpan dalam suhu ruangan atau ruangan dengan pendingin bersuhu 20 hingga 25 derajat Celcius bisa bertahan enam sampai delapan jam.

Sementara ASI yang disimpan pada kulkas dengan suhu kurang lebih -4 derajat Celcius bisa bertahan selama dua sampai lima hari, tergantung dengan jenis pendinginnya.

Jika pendingin memang digunakan khusus untuk menyimpan ASI, maka ASI bisa bertahan lebih lama hingga lima hari.

Namun, jika pendingin merupakan kulkas yang digabung dengan makanan lain, ASI hanya bisa bertahan dua hingga tiga hari.

"Ada kulkas yang freezer-nya terpisah, itu biasanya lebih dingin dari -18 derajat, penyimpanan kurang lebih bisa sampai tiga bulan," tuturnya.

Sedangkan jika freezer hanya memiliki satu pintu yang sama dengan ruang penyimpanan lainnya di kulkas, ASI yang disimpan biasanya hanya bertahan sampai satu bulan.

Daya tahan ASI akan lebih kuat lagi jika disimpan di dalam deep freezer, yakni bisa lebih dari enam bulan.

"Deep freezer yang biasa digunakan untuk menyimpan es krim atau daging, bisa bertahan di atas enam bulan." "Suhunya lebih dari -20 derajat. Jadi lebih dingin lagi," kata dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sarwendah Beri ASI pada Betrand Peto, Ini Kata Dokter Anak" dan "Berapa Lama ASI Perah Boleh Disimpan di Kulkas?"

Editor: Amirullah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved