Jurnalisme Warga

Keurupuk Mulieng Pidie Maknyus Rasanya

PIDIE merupakan kabupaten tua di Aceh. Seperti kita tahu, pusat pemerintahannya terletak di Sigli, wilayah otonom yang kini dipimpin

Keurupuk Mulieng Pidie Maknyus Rasanya
IST
IDA FITRI HANDAYANI, Guru SMA 4 Banda Aceh dan Anggota Warung Penulis, melaporkan dari Sigli, Pidie

OLEH IDA FITRI HANDAYANI, Guru SMA 4 Banda Aceh dan Anggota Warung Penulis, melaporkan dari Sigli, Pidie

PIDIE merupakan kabupaten tua di Aceh. Seperti kita tahu, pusat pemerintahannya terletak di Sigli, wilayah otonom yang kini dipimpin oleh Roni Ahmad, atau akrab disapa Abusyik.

Kabupaten Pidie memiliki potensi alam yang sangat bagus, dengan tanah yang sangat subur. Tanaman yang dihasilkan memiliki kualitas super, baik tanaman pangan, palawija, maupun jenis tanaman produktif  lainnya. Tanaman pangan yang dihasilkan pun bermacam ragam, seperti padi, kedelai, kacang tanah, dan jagung.

Nah, pada kesempatan ini saya ingin menceritakan salah satu hortikultura yang ada di Pidie. Hortikultura (horticulture) berasal dari bahasa Latin, yaitu hortus yang berarti tanaman kebun. Sedangkan cultura/colere (budi daya). Secara umum bermakna sebagai budi daya tanaman kebun.

Salah satu hortikultural yang populer di kalangan masyarakat Pidie adalah melinjo. Jika Takengon disebut kota penghasil kopi, maka Pidie bisa disebut kota primadona mulieng alias melinjo. Namun, bukan berarti makanan lezat itu hanya ada di Pidie. Di daerah lain juga ada tentunya, meski mungkin tidak banyak.

Melinjo yang terdapat sangat banyak di Pidie, buahnya diolah menjadi emping melinjo, masyarakat Aceh menyebutnya keurupuk mulieng.

Keurupuk mulieng merupakan salah satu makanan khas Aceh yang sangat terkenal. Hampir di seluruh pelosok Indonesia bisa kita temukan keurupuk mulieng. Pastinya Beureunuenlah kota yang sangat banyak memasarkan keurupuk mulieng. Sepanjang jalan kita lewati, banyak toko yang menjual keurupuk mulieng di Kota Mini itu. Harganya pun bervariasi, mulai Rp 60.000/kg hingga Rp 80.000/kg sesuai dengan kualitas barang.

Untuk harga, kerupuk melinjo terbilang lebih mahal dibandingkan kerupuk lain. Sebab, rasanya Pidie banget, alias enak dan lezat. Bahkan kandungan lemaknya yang membuat konsumennya kecanduan.

Pidie merupakan pemasok keurupuk mulieng terbesar di Aceh. Dengan demikian, banyak rumah usaha yang merekrut para karyawan untuk mengolah buah melinjo menjadi keurupuk mulieng dan ini tentunya bisa menyerap tenaga kerja di Pidie.

Cara membuatnya

Halaman
123
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved