Selasa, 9 Juni 2026

Wikan Wistihartati, Promosi Kerajinan Pidie via Medsos

Guna membantu suaminya Fadhlullah TM Daud ST selaku Wakil Bupati Pidie, Wikan Wistihartati SH, aktif mempromosikan hasil kerajinan

Tayang:
Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NAZAR
Isteri Wakil Bupati Pidie, Wikan Wistihartati SH, memperlihatkan hasil kerajinan Pidie di Pendopo Wakil Bupati Pidie, Rabu (20/11/2019).  

Guna membantu suaminya Fadhlullah TM Daud ST selaku Wakil Bupati Pidie, Wikan Wistihartati SH, aktif mempromosikan hasil kerajinan, kuliner, dan lokasi wisata di Pidie ke media sosial (medsos). Awalnya, aktivitas itu dilakukan Wikan hanya sekedar untuk menyalurkan hobi. Namun, seiring perjalanan waktu, kegiatan positif itu ternyata memberi kepuasan tersendiri bagi istri orang nomor dua di jajaran Pemkab Pidie, ini.

"Saya memposting hasil kerajinan dan kuliner di Pidie ke medsos, tujuannya untuk menarik warga dari luar menyukai kerajinan dan kuliner tersebut. Begitu juga dengan lokasi wisata, supaya wisatawan mau berkunjung ke Pidie," kata Wikan kepada Serambi, di Pendopo Wakil Bupati Pidie, Rabu (20/11/2019).

Menurutnya, memposting hal-hal yang bermanfaat di medsos diharapkan memberi pelajaran kepada masyarakat bahwa medsos bukan tempat untuk curhat dan tidak boleh memposting berita hoaks. Sehingga, warga sadar bahwa masih banyak kegiatan yang baik bisa dan diposting melalui medsos. Dengan demikian, kata Wikan, masyarakat akan bijak dalam menggunakan medsos dengan men-share kegiatan yang bernilai positif bagi warga lain.

Wikan juga senang jika orang lain memposting kegiatan yang bermanfaat di medsos. "Saya memposting informasi itu jika ada waktu luang. Kegiatan ini juga bagian dari membantu suami dalam mempromosikan kegiatan di Pidie," ujarnya.

Dari tiga item yang kerap diposting di facebook-nya, ternyata istri Wakil Bupati Pidie itu lebih menyukai hasil kerajinan Pidie seperti kasab--kerajinan benang emas di atas kain beledru. Karena motif kerajinan tersebut masih sangat sederhana, menurut Wikan, pelan tapi pasti kasab itu harus berinovasi karena memiliki nilai keindahan yang menakjubkan.

"Saya teringat saat menghadiri expo kerajinan di Jakarta dan ternyata pada acara tersebut dipamerkan hasil kerajinan Pidie. Sangat eksklusif saya lihat, bantal kain beledru dengan motif biji timun dan anak bulan. Saat itu, harga jual pun mencapai jutaan rupiah. Untuk itu, kerajinan Pidie harus berinovasi. Masalah ini nanti akan dibahas dalam pertemuan Dekranasda yang kita laksanakan di Gedung Pidie Convetion Center," ungkap Wikan.

Wikan juga mengungkapkan, dirinya ikut terlibat dalam kepengurusan Badan Kontak Mejelis Taklim (BKMT) Pidie. Di organisasi tersebut, kata Wikan, dilaksnakan pengajian rutin mingguan dan bulanan. Pengajian mingguan dilaksanakan di Masjid Agung Al-Falah, Sigli, setiap Rabu setelah shalat Ashar. Sementara pengajian bulanan dipusatkan di Pendopo Wakil Bupati Pidie dengan menghadirkan penceramah lokal seperti Ustaz Irwan dan Ustaz Musafir. Namun, pada bulan depan tausyiah akan disampaikan oleh Ustaz Husni dari BKMT Aceh. BKMT Pidie aktif melaksanakan zikir dan pemberian santunan kepada anak yatim pada bulan bulan Maulid.

Wikan mengungkapkan, masyarakat sangat antusias untuk menjadi anggota BKMT, Karena itu, tambah Wikan, dirinya sangat bersemangat menghidupkan BKMT. Apalagi, kegiatan majelis taklim pada sejumlah desa di Pidie, cukup aktif. "Saya sangat senang ketika mengetahui majelis taklim aktif di desa-desa. Bahkan, dana desa disisihkan untuk membiayan kegiatan majelis taklim tersebut," jelasnya.

Wikan menambahkan, dirinya sekarang juga dipercayakan sebagai Ketua Umum Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Pidie. Organiasi itu diluncurkan pada Minggu (17/11/2019), dengan agenda senam sehat kerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Pidie. Ke depan, kegiatan itu akan dilaksanakan secara rutin setiap hari Minggu, di Gedung Pidie Convention Center.

"Kalau pada hari Minggu di gedung tersebut ada kegiatan, maka senam sehat tidak kita laksanakan. Selain senam, jogging dan bersepeda juga kita bolehkan. Ke depan Perwosi akan berkerja sama dengan Bhayangkari, Persit, dan organisasi wanita lainnya," timpal Wikan Wistihartati.

Di sela-sela melakoni aktivitas sebagai istri Wakil Bupati Pidie, kata Wikan lagi, dirinya juga menyiapkan menu sarapan pagi untuk anak dan suaminya. "Alhamdulillah, saya tidak ribet dalam menyiapkan sarapan untuk bapak. Cukup nasi putih dan buah-buahan saja, apalagi sekarang bapak sedang menjalani program diet. Bapak memang dari dulu tidak ribet, terkadang sarapan oatmeal saja. Kalau anak, satu orang tinggal di asrama dan dua orang lagi di rumah," pungkasnya. (muhammad nazar)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved