Breaking News:

Berita Banda Aceh

12 Guru Kota Banda Aceh Juarai Lomba Penulisan Artikel Jurnal, Siapa Saja Mereka?

Pihak dinas, kata Saminan, akan memberikan apresiasi yang tinggi kepada guru-guru penulis.

Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Nur Nihayati
For Serambinews.com
Tim pembimbing dan juri Lomba Penulisan Artikel Ilmiah foto bersama Kepala Disdikbud Kota Banda dan para juara lomba dari kategori guru SD dan SMP se-Kota Banda Aceh, Minggu (24/11/2019) sore di aula Arabia Hotel, Peunayong, Banda Aceh. 

Pihak dinas, kata Saminan, akan memberikan apresiasi yang tinggi kepada guru-guru penulis.

Laporan Yarmen Dinamika l Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Setelah melewati tahapan yang panjang dan melelahkan, Tim Juri Lomba Penulisan Artikel Ilmiah Berbasis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Bagi Guru SD dan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banda Aceh Tahun 2019 berhasil menetapkan 12 penulis sebagai juara dari 140 peserta yang ikut.

Hadiah kepada para pemenang diserahkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banda Aceh, Dr Saminan MPd di aula Hotel Arabia, Peunayong, Banda Aceh, Minggu (24/11/2019) sore.

Pendaftaran Online CPNS Diperpanjang, Bupati Aceh Tamiang: Pelamar Terbuka untuk Seluruh Daerah

Kisah Musri Pahitnya Jadi Pendidik, Siang Jadi Guru Honorer, Malam Jadi Hantu Demi Nafkahi Keluarga

1 Minggu Jelang Akad Nikah, Citra Kirana Akan Undang Ali Syakieb Meski Instagramnya Di-Unfollow

Juara l hingga III untuk kategori
SD masing-masing diraih oleh Fazliani dari SD Kartika XIV-1, Erna Wirda dari SDN 1, dan Nurhayati dari SDN 25.
Juara harapan I, Mizanna dari SD 54, juara harapan II, Marlina dari SDN 50, dan juara harapan III, Syarifah Nurlaila dari SDN 24.

Juara I hingga III untuk kategori
SMP masing-masing diperoleh oleh Hajaral Aini dari SMPN 10, Lula Amalia dari SMPN 8, dan Novianti dari SMPN 7.
Juara harapan I diraih Rosdiana dari SMP Kartika XIV-1, juara harapan II, Arief Dermawan dari SMPN 18, dan juara harapan III, Julianti dari SMPN 17.

Koodinator Tim Juri, Azwardi MHum menyebutkan,
untuk masing-masing kategori juara I berhak mendapat uang tunai Rp 5.000.000, juara II Rp 3.500.000, juara III Rp 2.500.000. Sedangkan juara harapan I Rp 2.000.000, juara harapan II Rp 1.500.000, dan juara harapan III Rp 1.000.000.

Di samping itu, para juara juga mendapat trofi dan sertifikat plus gratis publikasi artikel ke jurnal bereputasi nasional (Open Journal System).

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Dr Saminan menyampaikan rasa bahagianya dan apresiasi, khususnya kepada para peserta yang telah berhasil menjadi juara pada ajang yang sangat bergengsi ini.

Betapa tidak, kegiatan serupa ini belum pernah dilaksanakan selama ini di Banda Aceh dan ini akan menjadi agenda rutin pada tahun-tahun berikutnya.

Pihak dinas, kata Saminan, akan memberikan apresiasi yang tinggi kepada guru-guru penulis.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini Disdikbud Kota Banda Aceh segera membentuk komunitas literasi tiada henti, yaitu Komunitas Guru Menulis yang akan difasilitasi oleh penulis-penulis ahli.

Kegiatan akademik yang diselenggarakan di Arabia Hotel ini sudah berlangsung sejak 3–24 November, mulai dari sesi pembekalan materi dalam workshop (in), pembimbingan intensif secara daring, penilaian naskah (on), sampai dengan presentasi hasil dan pengumuman juara (in).

Terkait dengan hal itu, Koodinator Tim Juri, Azwardi MHum menyampaikan bahwa berdasarkan pengamatan dalam proses pembimbingan/penjurian kegiatan ini, mulai dari sesi pembekalan materi sampai dengan presentasi hasil, diperoleh dua kesimpulan.
Pertama, umumnya kemampuan guru dalam menulis ilmiah, khususnya menulis artikel jurnal masih lemah.
Kedua, keterampilan guru dalam menulis karya ilmiah (apa pun bentuknya) merupakan skill penting yang perlu dibina secara terencana dan kontinyu.
Ketiga, guru di Kota Banda memiliki potensi, semangat, dan antusiasme terhadap kegiatan kepenulisan ilmiah.

Dosen FKIP Universitas Syiah Kuala ini menyarankan, Disdikbud Aceh perlu memprakarsai slot-slot komunitas literasi guru menulis secara permanen setiap minggu atau bulan sebagai wadah berlatih menulis guru sehingga saat diundang dalam kegiatan lomba di akhir tahun akan terorbit penulis-penulis/tulisan yang berkualitas. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved