Breaking News:

PARIWARA

‘Bank Gala’ Solusi Alternatif Bagi Petani

Peneliti Ristek Dikti dan Pemerhati Ekonomi Syariah, Ikhsan Fajri Jakfar SHi MA mendukung wacana Bupati Abdya, Akmal Ibrahim SH

‘Bank Gala’ Solusi Alternatif Bagi Petani
IST
Ikhsan Fajri

Peneliti Ristek Dikti dan Pemerhati Ekonomi Syariah, Ikhsan Fajri Jakfar SHi MA mendukung wacana Bupati Abdya, Akmal Ibrahim SH melahirkan ‘Bank Gala’ atau BQ Gala Muamalah bagi petani. "Ini sebuah terobosan yang sangat baik bagi para petani dan perlu dukungan bersama," ujarnya.

Karena, kata Ikhsan, arah pergerakan dan pengembangan isntrumen lembaga keuangan mikro syariah pada era digital 4.0, semakin menitik beratkan pada inovasi. "Harus kita akui, hampir semua daerah di Aceh, aktivitas gala konvensional marak terjadi. Gala (gadai) ini, faktanya bukanlah membantu para petani, yang terjadi malah sebaliknya dan terkesan seperti sistem rentenir," sebut Ikhsan.

Karena, bebernya, setiap petani yang menggalakan sawahnya kepada pemilik modal, pada akhirnya hampir 60 persen sawah petani itu akan dijual kepada pemberi modal. Hal ini dipicu akibat sistem gala yang merugikan petani. "Kalau sekali panen dapat uang Rp 3 juta, maka dalam setahun, pemilik modal bisa mendapatkan uang Rp 6 juta hingga Rp 9 juta atau 90 persen dari uang yang diberikan. Jika sawahnya digala selama dua tahun, maka keuntungannya bisa mencapai 180 persen, begitulah selanjutnya," ungkapnya.

Untuk itu, Ikhsan sangat mendukung pola Bank Gala Muamalah yang masuk dalam visi-misi Bupati Abdya, Akmal Ibrahim dan Wabup Muslizar MT. Karena pola yang akan diterapkan nantinya, meski sawah sudah digadai, sawah itu masih milik masyarakat dan hasilnya juga tetap milik petani tersebut. "Jika pola seperti ini, maka sebagian hasil panen bisa menjadi cicilan petani kepada manajemen BQ Gala Muamalah. Artinya, makin banyak yang hasil panen diserahkan, maka semakin kecil jumlah gadai yang tersisa," ungkap putra kelahiran Abdya ini.

Hal ini tentu akan menjadi menarik apabila mampu diwujudkan pada tahun 2020, sesuai dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Abdya yang menempatkan instrumen lembaga keuangan mikro syariah itu akan diwujudkan pada tahun ketiga periode kepemimpinan mereka.(*)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved