Police di Ambang Juara, Piala Kapolda Aceh 2019
Police Lingke FC Aceh tinggal selangkah lagi untuk menjadi kampiun turnamen Piala Kapolda Aceh 2019
BANDA ACEH - Police Lingke FC Aceh tinggal selangkah lagi untuk menjadi kampiun turnamen Piala Kapolda Aceh 2019. Pasalnya, tim asuhan Coach Fajri dan dimanajeri Yasir ini sudah memastikan diri lolos ke partai final kejuaraan berhadiah total Rp 55 juta tersebut.
Itu berarti, tinggal satu kemenangan lagi maka Taufik Aqsar dkk akan memastikan diri sebagai 'raja' Kapolda Aceh Cup 2019. Mulusnya langkah Police FC ke partai puncak tak lepas dari antiklimaksnya permainan Polresta Banda Aceh di laga semifinal yang berlangsung di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, Senin (25/11/2019) sore.
Pada duel yang dipimpin wasit Dedi Saputra tersebut, anak asuh Fery Ferdinand bermain di bawah form. Tak heran, kubu Polresta Banda Aceh itu pun takluk dengan skor mencolok 0-3. Kekalahan tersebut terhitung mengejutkan mengingat anak-anak Polresta juga memiliki materi mumpuni.
Terlepas buruknya lawan, performa Police FC di tarung semifinal pertama itu memang ciamik. Bahkan, kemarin itu bisa dikatakan sebagai permainan terbaik Police FC sepanjang perhelatan Piala Kapolda Aceh. Semua lini sangat hidup dan racikan Fajri sang pelatih berlisensi C itu mampu dijalankan dengan baik oleh Feri Sandria dkk.
Hasilnya, tiga gol berhasil mereka sarangkan ke gawang Polresta Banda Aceh. Police FC membuka gol lewat aksi Rian Ramadhan pada menit ke-29. Gol ini terjadi setelah dia memanfaatkan umpan matang rekannya. 1-0 untuk tuan rumah.
Belum puas, hanya dalam tempo dua menit kemudian atau menit ke-31, tim yang dimanajeri Yasir ini menambah pundi-pundi golnya lewat kaki Yulian Darma. Kemenangan Police FC dalam turnamen memeriahkan hari ulang tahun mereka sendiri itu disempurnakan oleh aksi gelandang Persiraja, Feri Sandria pada menit 90+2.
Petang nanti, Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh akan menjadi saksi pertarungan dua tim ‘underdog’ dalam kancah turnamen Piala Kapolda Aceh 2019. Ya, dua semifinalis ini yakni Aceh Singkil dan Aceh Tamiang, memang bisa dilabelkan sebagai tim ‘kuda hitam’ dalam even berhadiah total Rp 55 juta tersebut. Pasalnya, tim ujung timur dan pesisir selatan Aceh itu kalah mentereng dengan Polres Pidie, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, hingga Polresta Banda Aceh, dan tuan rumah Police Lingke FC Aceh, yang menjadi favorit juara Piala Kapolda.
Tapi, semua prediksi di atas kertas itu buyar semuanya. Terbukti, Aceh Singkil dan Aceh Tamiang akan berburu tiket terakhir babak final di Stadion Harapan Bangsa, sore nanti. Mereka akan saling unjuk kekuatan untuk bisa meladeni tuan rumah Police FC di altar final, Kamis (28/11/2019) lusa. Aceh Singkil lolos sendiri ke semifinal setelah menang meyakinkan atas tim kuat Aceh Utara 4-2. Sebaliknya, Aceh Tamiang di luar dugaan mampu menyingkirkan favorit juara Polres Pidie berkat gol tunggal Heni Musawir. Praktis, laga sore nanti, menjadi ajang pembuktian bagia kedua tim apakah pantas menyandang nama sebagai ‘pembunuh raksasa’.(pon)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/tiket-final-turnamen-piala-kapolda-aceh-2019.jpg)