Breaking News
Selasa, 14 April 2026

12 Atlet Aceh Tampil di Manila, Perkuat Indonesia di Sea Games  

Sebanyak 12 atlet terbaik Aceh dipastikan membela Kontingen Indonesia dalam Sea Games 2019 di Manila

Editor: bakri
For Serambinews.com
Ketua Harian KONI Aceh, Kamaruddin Abubakar 

BANDA ACEH - Sebanyak 12 atlet terbaik Aceh dipastikan membela Kontingen Indonesia dalam Sea Games 2019 di Manila, Filipina, mulai 30 November hingga 10 Desember 2019. Mereka berasal dari cabang angkat besi, petanque, rugby, soft tenis, muaythai, dan sepakbola.

Dari cabang angkat besi, dua lifter terbaik Tanah Rencong sekaligus penghuni Pelatnas, Surahmat dan Nurul Akmal kembali diberi kepercayaan oleh PB PABBSI. Khusus Surahmat, ini Sea Games keduanya setelah di Kuala Lumpur, Malaysia, tahun 2017. Kala itu, dia sukses menyumbang medali perak untuk Merah Putih.

Kemudian, Rani Amelia dan Maskur dari cabang petanque. Pasangan ini terhitung atlet papan atas di cabang baru tersebut. Bahkan, guna menghadapi persaingan di pesta dua tahunan Asia Tenggara itu, Rani Amelia dan Maskur melakukan Pelatnas di Paris, Perancis.

Lalu, ada nama Ragil (soft tenis), Irsalina (muaythai), dan lima atlet dari cabang rugby yakni Ramdan, Febri, Eki, Fika, serta Sartinah. Keberhasilan atlet cabang debutan ini tentu saja menjadi prestasi membanggakan bagi Tanah Rencong.

Terakhir, nama bintang Madura United FC, Zulfiandi Cole juga turut membela Merah Putih di Sea Games 2019. Memang, keberadaan mantan bintang Persebaya Surabaya dan Sriwijaya FC tak lepas dari apiknya permainan dia di Madura United musim ini, dan timnas senior. Sehingga, Indra Sjafrie lebih memilih Zulfiandi bersama Evan Dimas Darmono sebagai pemain senior dalam tim Sea Games U-23.

Dibandingkan Sea Games 2017 di Malaysia, Aceh ketika itu hanya menggandalkan lifter Surahmat. Sementara di Sea Games 2013 di Myanmar, Aceh berhasil diwakili oleh mantan center-bek Mitra Kukar Kalimantan Timur, Syahrial Syahbuddin. Saat itu, timnas Indonesia sukses merebut perak setelah takluk di tangan Thailand.

Ketua Harian KONI Aceh, H Kamaruddin Abubakar yang dihubungi Serambi tadi malam mengungkapkan kebanggaan dengan banyaknya atlet Tanah Rencong tampil di Sea Games. Karena, kehadiran mereka di Manila membuktikan kalau kualitas dan kemampuan atlet Aceh patut diperhitungkan.

Menurut Abu Razak–sapaan akrab Kamaruddin Abubakar, mereka yang membela Indonesia di even dua tahunan di Asia Tenggara itu merupakan atlet andalan, dan potensial Aceh. Bahkan, atlet muda ini akan menjadi ujung tombak Kontingen Bumi Serambi Mekkah dalam perburuan medali emas di PON Papua 2020.

“Ini sangat membanggakan kita. Mereka rata-rata peraih medali ketika tampil di Pra-PON dan Porwil. Mari kita berikan dukungan dan doa, semoga mereka bisa menyumbangkan medali bagi Kontingen Indonesia di Manila,” harap Abu Razak didampingi Sekum KONI Aceh, M Nasir Syam MAP.

Jujur saja, pernyataan Ketua Harian KONI Aceh ada benarnya. Lifter putri terbaik Aceh, Nurul Akmal sukses memborong tiga medali emas di Pra PON di Bandung, Jawa Barat. Demikian juga dengan torehan dari Surahmat. Peraih medali perunggu Asian Games 2018 itu juga sukses mendulang tiga emas.

Lalu, ada nama Irsalina. Dia juga mampu merebut medali emas muaythai di Porwil 2019 di Bengkulu, awal November lalu. Kemudian, Ragil juga mampu mendapatkan perak di arena Pra-PON. “Ragil akan bermain di nomor tunggal dan ganda di Sea Games nanti,” sebut Sekum Pesti Aceh, Heri Laksana.

Meski berstatus sebagai cabang baru, rugby Aceh tetap boleh berbangga. Lima atletnya Ramdan, Febri, Eki, Fika, serta Sartinah membela timnas Indonesia. Jujur saja, kelima atlet ini juga berperan penting saat meloloskan Aceh ke PON 2020 di Pra-PON yang berlangsung di Denpasar, Bali.(ran)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved