Polisi Kejar Pembalap Liar, Tiga Sepmor Diamankan  

Aksi kejar-kejaran terjadi ketika anggota polisi membubarkan balapan liar di ruas jalan Banda Aceh-Medan kawasan Cot Gapu, Bireuen

Editor: bakri
FOTO DOK SATLANTAS POLRES BIREUEN
Sepeda motor yang melakukan balapan liar diamankan ke Pos Lantas Simpang Arjun, Bireuen, Kamis (28/11/2019) dini hari. 

BIREUEN - Aksi kejar-kejaran terjadi ketika anggota polisi membubarkan balapan liar di ruas jalan Banda Aceh-Medan kawasan Cot Gapu, Bireuen, Rabu (27/11/2019) malam. Tiga sepeda motor akhirnya berhasil diamankan petugas.

Aksi balapan liar Anak Baru Gede (ABG) itu semakin meresahkan warga. Suara deru kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi memekakkan telinga, dan ancaman kecelakaan lalulintas bagi pelintas.

Karena aksi mereka sudah meresahkan, warga terpaksa melaporkan kepada polisi. Mendapat laporan masih adanya balapan liar, sejumlah anggota Satlantas Polres Bireuen yang sedang piket bergerak cepat dengan melakukan patroli di kawasan yang diperkirakan menjadi ajang balapan liar itu.

Aksi liar para ABG di tengah malam tersebut memanfaatkan lebar jalan nasional. Kawasan balapan liar mulai dari persimpangan Rumah Sakit (RS) Hospital Jeumpa, depan SMAN 1, SMA 2 Bireuen, depan kantor Bupati Bireuen hingga ke Paya Kareung.

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kasat Lantas, Iptu Sandy Titah Nugraha SIK didampingi Kanit Turjawali, Bripka Taufiuqqurrahman kepada Serambi, Kamis (28/11/2019) mengatakan, setelah menerima laporan warga, mereka melakukan patroli dengan kenderaan roda empat dan diikuti sejumlah sepeda motor.

Saat tiba lokasi, anggota menyaksikan sepeda motor yang melakukan balapan liar Rabu malam hanya beberapa unit saja. Namun, suara deru kendaraan dari pembalap liar itu memekkakkan telinga. “Melihat kedatangan anggota Satlantas, mereka langsung menghilang di ruas jalan,” kata Sandy Titah Nugraha.

Tapi, beberapa saat kemudian, lagi aksi balapan liar dengan deru kendaraan memekakkan telinga kembali muncul. Akhirnya tiga anggota yang terdiri dari Brigadir Rajuddin, Bripka Ikbal, dan Bripka Hidayat melakukan pengejaran terhadap pengendara sepeda motor balap liar. “Pengejaran dilakukan dengan sangat hati-hati untuk menghindari musibah, dan masalah lainnya,” ujarnya.

Setelah dikejar hingga ke kawasan Geulanggang Teungoh, akhirnya petugas berhasil mengamanakan satu unit sepmor. Setelah itu didapatkan dua sepmor lagi yang juga melakukan balapan liar pada tengah malam. Patroli anggota Satlantas Polres Bireuen berakhir  Kamis (28/11/2019) dini hari. “Ketiga sepmor sudah diamankan ke Polres Bireuen. Kita akan memanggil pemiliknya untuk dimintai keterangan,” pungkas Kasatlantas Polres Bireuen, Iptu Sandy Titah Nugraha.

Sementara Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kasat Lantas, Iptu Sandy Titah Nugraha SIK didampingi Kanit Turjawali, Bripka Taufiqurrahman mengharapkan orang tua untuk selalu mengingatkan dan memantau aktivitas anaknya yang membawa sepeda motor pada malam hari. “Orang yang melakukan aksi balap liar umumnya ABG dari sejumlah desa,” ujar Sandy Titah Nugraha.

Guna mengurangi aksi meresahkan itu, ia mengingatkan orang tua dan masyarakat untuk mengajak sekaligus memantau aktivitas anaknya yang membawa sepeda motor agar tidak melakukan balapan liar terutama di tengah malam.

Balapan liar adalah aksi yang berbahaya dan merugikan orang banyak. Karena itu, sebelum datangnya musibah, orang tua dan masyarakat harus terus memberikan pemahaman tentang tidak boleh melakukan aksi balapan liar. “Peran orang tua, guru, dan unsur lainnya juga berperan agar bisa mencegah aksi balapan liar,” tutupnya.(yus)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved