Breaking News:

4 Formasi Masih Kosong Pelamar,  UTU Buka 17 Formasi CPNS 2019

Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, Aceh Barat resmi mengumumkan pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)

SERAMBINEWS.COM/SA'DUL BAHRI
Rektor UTU Meulaboh, Prof Dr Jasman J Ma'aruf. 

MEULABOH - Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, Aceh Barat resmi mengumumkan pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dengan kualifikasi magister alias Strata 2 (S-2) untuk kategori dosen di berbagai jurusan. Namun begitu, dari 17 kuota tersedia, ternyata ada 4 formasi yang kosong pelamar.

Rektor Universitas Teuku Umar, Prof Dr Jasman J Ma'ruf kepada Serambi, Sabtu (30/11/2019), mengimbau, kepada semua pihak yang memenuhi kualifikasi untuk mengikuti tes CPNS di lingkup universitas negeri pertama di barat selatan Aceh tersebut. Disebutkan Prof Jasman, hingga Sabtu (30/11/2019), baru ada 49 orang yang mendaftar di berbagai formasi. Namun begitu, bebernya, dari jumlah tersebut masih ada 4 formasi yang masih kosong pelamar, maing-masing dosen untuk Program Studi (Prodi) Ilmu Hukum yang akan ditempatkan di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, kemudian Prodi Ilmu Kesehatan, dan Prodi Ilmu Komunikasi.

"Untuk itu, kita mengundang putra dan putri terbaik Aceh yang memenuhi kualifikasi untuk mendaftar CPNS di UTU. Pendaftaran selambat-lambatnya hingga Kamis, 5 Desember 2019, pukul 24.00 WIB," terang Prof Jasman.

Ia menjelaskan, ada 17 formasi yang dibuka di UTU dengan kuota 1 orang masing-masing formasi. Rinciannya, tiga formasi untuk Fakultas Ekonomi, yaitu dosen untuk Prodi Akutansi (kualifikasi S-2 Ilmu Akutansi), dan Prodi Ekonomi Pembangunan (S-2 Ilmu Ekonomi, Ekonomi Pmbangunan), serta Studi Pembangunan atau S-2 Economics and Finance.

Berikutnya, urai Pof Jasman, 7 formasi untuk Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) yaitu 2 formasi untuk Prodi Ilmu Administrasi Negara dengan kualifikasi masing-masing S-2 Administrasi Publik dan S-2 Perencanaan Wilayah. Selanjutnya, 2 formasi untuk Prodi Ilmu Hukum yaitu S-2 Ilmu Hukum Konsentrasi Hukum Internasional dan S-2 Ilmu Hukum Konsentrasi Hukum Perdata.

“Dua formasi lainnya untuk Prodi Ilmu Komunikasi dengan kualifikasi yang dibutuhkan adalah S-2 Desain Komunikasi Visual dan S-2 Ilmu Komunikasi. Sedangkan untuk Prodi Sosiologi hanya satu formasi saja, kualifikasinya adalah S-2 Ilmu Hukum atau Sosiologi,” terangnya.

Lalu, 3 formasi untuk Fakultas Teknik yaitu satu formasi untuk Prodi Teknik Industri dengan kualifikasi S-2 Teknik Industri Konsentrasi Supply Chain/ S-2 Teknik Industri Konsentrasi Rantai Pasok. Berikutnya 1 formasi untuk dosen Prodi Teknik Mesin dengan kualifikasi S-2 Teknik Elektro/ S-2 Teknologi Informasi, dan satu formasi untuk Prodi Teknik Sipil yaitu S-2 Teknik Sipil  Konsentrasi Manajemen Rekayasa Kegempaan.

Sedangkan 2 formasi untuk Fakultas Pertanian yaitu Prodi Agribisnis (kualifikasi S-2 Pendidikan Bahasa Inggris) dan untuk Prodi Teknologi Hasil Pertanian dengan kualifikasi S-2 Bioteknologi/S-2 Mikrobiologi. Dua formasi berikutnya untuk Fakultas Ilmu Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) yaitu Prodi Ilmu Kelautan dengan kualifikasi yang dibutuhkan S-2 Pendidikan Bahasa Inggris, dan Prodi Perikanan dengan kualifikasi S-2 Teknologi Perikanan Laut/S-2 Teknologi Perikanan Tangkap. Terakhir, 1 formasi untuk Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat pada Fakultas Kesehatan Masyarakat dengan kualifikasi S-2 Pendidikan Bahasa Indonesia.

Sementara itu, Tim Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nagan Raya kini terus melakukan verifikasi berkas Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang sudah diserahkan para pelamar. Verifikasi itu untuk memastikan data yang dikirim ke sistem online sama dengan berkas yang diserahkan secara manual ke panitia.

Kepala BKPSDM Nagan Raya, Bambang Surya Bakti kepada Serambi, Jumat (329/11/2019), mengatakan, berkas para pelamar sedang diverifikasi dan ke depan akan diumumkan yang lulus administrasi dan yang tidak lengkap bahan. Artinya, jelasnya, panitia akan memberikan waktu sangah kepada pelamar yang merasanya berkasnya lengkap, tapi tidak lulus. “Terhadap informasi itu silakan dipantau di situs BKPSDM Nagan Raya dan papan pengumuman pemkab,” imbaunya.

Sementara itu, pelamar CPNS hingga Jumat kemarin, masih ada yang menyerahkan berkas ke panitia yang dibuka Kantor BKPSDM Nagan Raya, kompleks kantor bupati setempat. Jadwal penerimaan berkas dibuka hingga Sabtu (30/11/2019). Tercatat, total pelamar CPNS sebanyak 5.183 orang dan formasi dibuka di Pemkab Nagan Raya 168 orang. (c45/riz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved