Rabu, 13 Mei 2026

Taman Wisata Islami Dibuka

Semarak Celosia di Blang Cirih            

Satu lagi taman bunga sebagai lokasi wisata Islami di kawasan Desa Blang Cirih, Peusangan Siblah Krueng, Bireuen dibuka untuk umum

Tayang:
Editor: hasyim
SERAMBI/YUSMANDIN IDRIS
Lokasi Taman Wisata Islami Flower Garden Hill, Desa Blang Cirih, Peusangan Siblah Krueng, Bireuen, dibuka sejak Sabtu (30/11/2019). 

Satu lagi taman bunga sebagai lokasi wisata Islami di kawasan Desa Blang Cirih, Peusangan Siblah Krueng, Bireuen dibuka untuk umum sejak Sabtu (30/11/2019). Lokasinya berjarak sekitar 5 Km arah selatan Simpang Gle Kapai, Peusangan di pinggir jalan utama Kecamatan Peusangan Siblah Krueng menuju Desa Awe Geutah.

Taman seluas 1 hektar lebih ditanami bunga celocia ragam warna, bunga matahari, dan lainnya diberi nama Flower Garden Hill. Taman itu diresmikan Sekcam Peusangan Siblah Krueng,  Azmir  SSos  dan dipeusijuek Kepala KUA setempat, Kafrawi SAg Mpd yang dihadiri unsur Muspika, Danposramil Pelda Safwani, dan ratusan warga.

Taman bunga dengan  ikon bulan sabit adalah  usaha swasta bersama  desa. Di mana dikelola M Iqbal bersama Marsuni, Fakurrazi dan sejumlah tenaga kerja dari warga setempat.

Jika ingin berkunjung ke sana, taman bunga dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIB kecuali hari Jumat ditutup. Para pengunjung kalau masuk ke lokasi dikenakan biaya tiket Rp 10.000/orang, dan anak usia dibawah 10 tahun gratis. Selain itu , bagi pengunjung bisa gratis menggunakan  payung yang disediakan untuk berfoto di sana. Sedangkan parkir sepeda motor biaya Rp 3.000, dan mobil Rp 5.000.

Marsuni didampingi Kafrawi kepada Serambi mengatakan, dibuka taman bunga ini sebagai lokasi wisata, selain termotivasi melihat antusias masyarakat pergi ke Saree, Aceh Besar, dan Tangse, Kabupaten Pidie, juga untuk membuka peluang kerja dan meningkatkan ekonomi warga  setempat.

Marsuni menambahkan, lokasi itu dikerjakan sejak dua bulan lalu bersama rekan-rekannya. “Taman bunga ini  juga terbuka untuk anak-anak TK untuk belajar di alam terbuka, dan nantinya juga ada tanaman obat keluarga (toga),” tutupnya.(yus)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved