Berita Banda Aceh

Aceh Butuh 4.000 Pengawas Koperasi Syariah

"Jadi, kalau kita asumsikan koperasi yang aktif di Aceh saat ini 4.000, dibagi 4, maka paling tidak Aceh memerlukan 1.000 pengawas koperasi syariah,"

Aceh Butuh 4.000 Pengawas Koperasi Syariah
SERAMBINEWS.COM/ YARMEN DINAMIKA
Kepala Dinas Koperasi UKM Aceh, Dr Wildan MPd, didampingi Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi, Ir Badri Ismail sedang presentasi di depan 50 peserta Bimtek Sistem Keuangan Syariah bagi Pengurus/Pengelola Koperasi di Grand Aceh Hotel, Batoh, Banda Aceh, Selasa (3/12/2019). 

"Jadi, kalau kita asumsikan koperasi yang aktif di Aceh saat ini 4.000, dibagi 4, maka paling tidak Aceh memerlukan 1.000 pengawas koperasi syariah," ujar Wildan.

Laporan Yarmen Dinamika l Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Di Aceh saat ini terdapat 6.212 koperasi.

Namun, hanya sekitar 4.000 koperasi yang aktif.

Koperasi yang aktif ini, tapi sistemnya masih konvensional, wajib beralih ke sistem syariah paling lambat 4 Januari 2022.

Seiring dengan itu, di setiap koperasi syariah wajib pula ada pengawas syariah minimal satu orang dari idealnya tiga orang.

Sehingga layak disebut sebagai dewan pengawas syariah (DPS).

Berkaca pada jumlah koperasi aktif di Aceh saat ini, yakni 4.000 unit, maka untuk tahap awal Aceh butuh 4.000 pengawas syariah.

Ledakan Terjadi di Monas, Begini Respon Menhan Prabowo Subianto

"Tapi yang baru lulus tes sebagai pengawas koperasi syariah baru 28 orang," ungkap Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Aceh, Dr Wildan MPd saat menutup Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Keuangan Syariah bagi Pengurus/Pengelola Koperasi, Selasa (3/12/2019) pagi di Grand Aceh Hotel, Gampong Batoh, Kota Banda Aceh.

Bimtek ini berlangsung sejak 1 Desember 2019, dibuka Sekretaris Dinas Koperasi UKM Aceh, Zulfadli MM di tempat yang sama.

Halaman
123
Penulis: Yarmen Dinamika
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved