Berita Banda Aceh

Prodi BKI UIN Ar-Raniry Gelar Simposium Konseling Internasional, Ini Para Pemateri dari Luar Negeri

Prodi Bimbingan Konseling Islam (BKI) Fakuktas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry bekerjasama dengan Persatuan Konselor Pendidikan Malaysia (PEKA)..

For Serambinews.com
Pemateri sedang memaparkan materinya dalam simposium internasional di Lantai III aula Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Darussalam, Banda Aceh, Selasa (3/12/2019). 

Prodi BKI UIN Ar-Raniry Gelar Simposium Konseling Internasional, Ini Para Pemateri dari Luar Negeri

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Prodi Bimbingan Konseling Islam (BKI) Fakuktas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry bekerjasama dengan Persatuan Konselor Pendidikan Malaysia (PEKA) menggelar kegiatan simposium internasional.

Kegiatan yang berlangsung di Lantai III aula Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Darussalam, Banda Aceh, Selasa (3/12/2019) mengangkat tema ‘Amalan Psikologi Konseling’.

Acara sehari itu dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor UIN Ar-Raniry, Dr Gunawan Adnan MA serta ditutup oleh Dekan Fakuktas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry, Dr Fakhri SSos MA.

Ketua panitia pelaksana Dr Abizal M Yati Lc MA dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan itu diikuti oleh 130 peserta yang terdiri dari dosen dari berbagai universitas di Malaysia, dosen UIN Ar-Raniry dan para mahasiswa.

BREAKING NEWS – Ustaz Somad Talak Cerai Istrinya, Mellya Juniarti Mengaku Kaget

Uang Jampersal Bidan di Aceh Singkil Tahun 2018 belum Dibayar, Begini Kata Sekda Azmi 

Kalahkan Tuan Rumah PS Siak Riau 2-5, PSBL Langsa Lolos Babak Nasional Liga 3 Musim 2019

Adapun pematerinya berasal dari Brunei Darussalam dan Malaysia, yaitu Tuan Diny Hj Karim dari Royal Brunei Airlines, Brunei Darussalam, Dr Ahmad Fakruzrazzi Ahmad Zabidi dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) Malaysia, dan Samsiyah Jayos dari Universitas Malaysia Serawak (UNIMAS) Malaysia.

Selain itu ada juga tiga pemateri dari dari Fakuktas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, yaitu Juli Andriyani MSi, Sakdiah MAg, dan Azhari MA.

Perwakilan Persatuan Konselor Pendidikan Malaysia (PEKA), Dr Siti Haliwiyah Safinas mengatakan, para konselor harus siap menyesuaikan diri dengan era industri 4.0 agar konseling benar-benar sesuai dan dapat mengikuti perkembangan zaman.

Tidak Hanya Bupati, Warga Desa Bahagia Krueng Sabee pun Nilai Syahbandar tidak Beretika

“Dengan demikian masyarakat pun akan terbantu dan tertangani dengan maksimal,” kata Dr Siti Haliwiyah.
Dekan Fakuktas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry, Fakhri, berterimakasih kepada semua pihak atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap kedepannya perlu ditingkatkan lagi kerjasamanya.

“Untuk masa yang akan datang kita berharap akan ada peningkatan lagi bentuk kerjasama dengan PEKA. Diantaranya seperti pertukaran dosen atau mahasiswa. Sehingga dosen Fakuktas Dakwah bisa mengajar di Malaysia atau Brunei begitu juga sebaliknya,” harap Dr Fakhri.

Diskominfo Aceh Singkil Sosialisasikan Penggunaan Perangkat Lunak untuk Hemat Anggaran

Sementara Wakil Rektor UIN Ar-Raniry, Dr Gunawan Adnan MA dalam sambutannya saat membuka acara mengatakan penerapan konseling harus merujuk kepada ajaran Islam dengan menggalinya ayat-ayat Al-Quran dan hadis-hadis Nabi serta kitab-kitab tasauf yang dikarang oleh ulama salaf.

 “Hal tersebut dimaksudkan karena dalam Islam untuk mengatasi problematika kehidupan adalah dengan mendekatkan diri kepada Allah melalui ibadah shalat, baca Al-Quran, zikir dan lainnya,” demikian Dr Gunawan Adnan.(*)

Polres Aceh Tengah Limpahkan Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa ke Jaksa, Ini Dugaan Kerugian Negara

Babak Pertama, Galacticos Peusangan Raya Bireuen Tertinggal 1-2 atas Persidi Idi Aceh Timur

 

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved