Breaking News:

Wisata Halal

Bantu Pemerintah Kembangkan Konsep Wisata Halal, Disbudpar Aceh akan Beri Anugerah Pelaku Wisata

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh akan menggelar malam penganugerahan wisata halal Aceh 2019.

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Yusmadi
SERAMBINEWS.COM/MASRIZAL
Kepala Disbudpar Aceh, Jamaluddin dan Ketua Tim Percepatan Wisata Halal Aceh, Iskandarsyah Madjid memberikan keterangan pers terkait kegiatan malam penganugerahan wisata halal Aceh 2019 di Kantor Disbudpar Aceh, Rabu (4/12/2019). 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh akan menggelar malam penganugerahan wisata halal Aceh 2019.

Kegiatan tersebut akan dilangsungkan di Hotel Hermes Palace Banda Aceh, Jumat (6/12/2019).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Jamaluddin dalam konferensi pers di kantornya, Rabu (4/12/2019) menyampaikan penganugerahan itu dilakukan untuk memberikan semangat kepada pelaku usaha wisata.

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan launching logo atau brand wisata halal Aceh yang baru.

“Pemberian anugerah ini untuk memberikan apresiasi kepada orang-orang yang sudah berjasa dalam mengembangkan wisata halal,” katanya.

Hari Ini, Bayi yang Ditemukan di Langsa Barat Diberikan ke Orangtua Asuh

Dinas Arpus Aceh dan Aceh Tengah Terbaik Nasional

Dyah Ajak Semua Pihak Terlibat Aktif Tanggulangi Kemiskinan di Aceh

Ada tujuh katagori yang dinilai sudah mengembangkan konsep wisata halal.

Yaitu katagori hotel halal, restoran hotel halal, restoran/rumah makan halal, souvenir halal, bandara halal, penggiat sertifikasi halal, dan travel halal.  

“Kita harapkan dengan kita memberikan apresiasi ini ada spirit baru dari mereka. Artinya bukan hanya terima penghargaan tapi bisa mempengaruhi teman-teman lain supaya usaha percepatan pengembangan wisata halal terus bisa kita tingkatkan,” ujarnya.

Sementara Ketua Tim Percepatan Wisata Halal Aceh, Dr Iskandarsyah Madjid SE MM menjelaskan proses penilaian terhadap penerima penghargaan dilakukan dengan beberapa tahapan.

Pada intinya, sektor usaha yang mendukung wisata.

“Misalnya hotel atau kuliner yang berada di lokasi wisata atau yang menjual produk khas Aceh. Apakah mereka sudah menerapkan konsep wisata halal. Kedua konsistensi pengurusan sertifikasi halal, jadi dua hal itu menjadi fokus kita dalam penilaian,” katanya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved