Partai Gelora Aceh Serahkan SK untuk 23 Kabupaten/Kota  

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Aceh, Minggu (1/12/2019), menyerahkan surat

Partai Gelora Aceh Serahkan SK untuk 23 Kabupaten/Kota   
DOK DPW PARTAI GELORA INDONESIA ACEH
Ketua Umum DPW Partai Gelora Indonesia Aceh, H Fuady ST MSi (kiri), menyerahkan SK kepada Ketua DPD Aceh Jaya, Kasmalinda (tengah) didampingi Sekretaris, Nazaruddin, di RM Lampoh Raya, kawasan Siron, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Minggu (1/12/2019).

BANDA ACEH - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Aceh, Minggu (1/12/2019), menyerahkan surat keputusan (SK) untuk kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di 23 kabupaten/kota se-Aceh.

Acara yang berlangsung di Rumah Makan (RM) Lampoh Raya, kawasan Siron, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, turut dihadiri utusan dari DPN sekaligus ikut beri sambutan dan berdialog dengan peserta.

Mereka adalah Ketua DPN Gelora Pengembangan Wilayah Sumatera, M Syahfan, dan Ketua DPN Bidang Hubungan Keumatan, Dr Raihan Iskandar.

Ketua Umum DPW Partai Indonesia Aceh, H Fuady ST MSi, mengatakan, pihaknya bersyukur sudah menuntaskan 100 persen struktur DPD Partai Gelora Indonesia di 23 kabupaten/kota dalam jangka waktu 14 hari. 

"Sejak SK DPW kami terima dari DPN di Jakarta beberapa waktu lalu, kita harapkan dalam waktu yang tidak lama SK DPD sudah ada. Alhamdulillah, hari ini (Minggu-red) SK tersebut sudah kita serahkan,” ujarnya dalam siaran pers yang dikirim ke Serambi, Rabu (4/12/2019).

Fuady mengungkapkan, pihaknya juga menargetkan bisa segera menuntaskan stuktur Dewan Pimpinan Cabang(DPC) tingkat kecamatan pada pertengahan Desember mendatang.

Hal itu, sambungnya, untuk memenuhi target waktu yang ditetapkan DPN. Sebab, pada akhir Desember 2019, Gelora Indonesia akan mendaftarkan diri di Kemenkumham RI.

Walaupun struktur di tingkat daerah sudah terpenuhi 100 persen, tambah Fuady, tapi Gelora masih membuka kesempatan bagi masyarakat yang berhasrat bergabung dengan partai tersebut.

Sebab, struktur yang ada dalam SK itu masih minimalis yaitu ketua, sekretaris, dan bendahara. “Masih ada bidang-bidang yang masih belum ada SDM-nya,” demikian Fuady. (jal)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved