Berita Aceh Timur

Mangkrak 6 Tahun, Warga Desak Fasilitas Penyediaan Air Bersih di Aceh Timur Segera Difungsikan

Warga meminta pemerintah segera memfungsikan jaringan penyediaan air bersih tersebut. Karena, masyarakat sangat membutuhkan air bersih.

Mangkrak 6 Tahun, Warga Desak Fasilitas Penyediaan Air Bersih di Aceh Timur Segera Difungsikan
Serambinews.com
Fasilitas sistem penyediaan air minum, yang dibangun Direktorat Jendral Cipta Karya Direktorat Pengembangan Air Minum Kementerian Pekerjaan Umum, tahun 2012 dan 2013 di Buket Tateh, Gampong Blang Barom, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, sudah sekitar 6 tahun mangkrak dan belum difungsikan. 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur 

SERAMBINEWS.COM, IDI – Fasilitas system penyediaan air minum, yang dibangun Direktorat Jendral Cipta Karya Direktorat Pengembangan Air Minum Kementerian Pekerjaan Umum, tahun 2012 dan 2013 di Buket Tateh, Gampong Blang Barom, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, sudah sekitar 6 tahun mangkrak dan belum difungsikan.

“Karena itu kami mendesak pemerintah melalui dinas terkait agar segera memfungsikan jaringan penyediaan air bersih tersebut. Karena, masyarakat sangat membutuhkan air bersih,” pinta Abdul Hamid tokoh masyarakat Ranto Peureulak, yang juga mantan DPRK Aceh Timur.

Sementara itu, menyahuti aspirasi masyarakat, Anggota DPRA asal Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky SHi, mendesak dinas terkait segera memfungsikan jaringan air bersih tersebut. 

“Kami akan menyurati pemerintah Aceh, Aceh Timur, dan PDAM untuk memintanya segera memfungsikan jaringan air bersih ini. Karena proyek ini sudah menelan anggaran sekitar 13 milir tapi belum memberikan mamfaat kepada masyarakat. Karena itu kita desak segera fungsikan, jika ada kendala sampaikan kepada publik apa kendalanya, karena fasilitas public ini dibangun melalui dana publik,” jelas Iskandar usai mengunjungi fasilitas PDAM tersebut, Minggu (6/12/2019).

Iskandar mengatakan, lokasi fasilitas jaringan air bersih ini di atas bukit setinggi 72 meter di atas permukaan laut, sehingga sesuai proyeksinya mampu untuk mensuplai air bersih untuk Kecamatan Ranto Peureulak, Peureulak Barat, Peudawa, Pusat Perkantoran Aceh Timur, dan Kota Idi.

“Tapi hingga saat ini belum ada tanda-tanda akan difungsikan padahal masyarakat kesulitan dan sangat membutuhkan air bersih. Karena itu kita desak segera difungsikan, apalagi informasinya fasilitas PDAM ini sudah diserahkan kepada PDAM Aceh Timur,” jelas Iskandar.

Amatan Serambinews.com, di lapangan fasilitas penyediaan air minum sudah dibangun dengan lengkap, termasuk rumah pegawainya.

Sedangkan, mesin pompa airnya berada di tepi sungai Krueng Peureulak di Gampong Bhom. Bahkan beberapa waktu lalu, mesin di lokasi ini sempat hilang, dan kini telah diganti baru yang dikunci dan dijaga pekerja.(*)

Kisah Zulfiandi, Jenderal Lapangan Tengah Timnas Indonesia Asal Aceh, dan Seekor Lembu Jantan

Jutaan Kerang Hijau Muncul di Sungai Ini, Khawatir Dampak Tumpahan Minyak

Satlantas Polresta Banda Aceh Galang Dana untuk Nur Fadilah yang Buat Kerupuk Sambil Berbaring

Penulis: Seni Hendri
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved