Breaking News:

Invest in Aceh

Aceh Bidik Investor Korea pada KTT ke-30 ASEAN-Korea

Aceh menginginkan lebih banyak partisipasi investor yang bergerak di program hilirisasi, serta peningkatan SDM.

Foto Dok DPMPTSP Aceh
Kadis DMPTSP Aceh, Dr Aulia di hadapan Pavillion Indonesia, pada acara Invest ASEAN, Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) 30th ASEAN-Republic of Korea (ROK) Commemorative Summit, di Korea Selatan, Rabu (26/11/2019). 

SERAMBINEWS.COM, SEOUL - Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh, Dr Aulia Sofyan hadir bersama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Jilid II yang mendampingi Presiden Joko Widodo, pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) 30th ASEAN-Republic of Korea (ROK) Commemorative Summit, di Korea Selatan, Rabu (26/11/2019).

Dalam kesempatan itu, DPMPTSP Aceh mendapat kesempatan untuk memamerkan sejumlah bahan promosi investasi pada acara Invest ASEAN di Pavillion Indonesia yang difasilitasi oleh BKPM.

Disamping itu, Kepala DPMPTSP Aceh turut berpartisipasi pada acara ASEAN CEO Summit 2019 yang dihadiri oleh ratusan top manajemen dan Chief Executive Officer (CEO) dari korporasi-korporasi Korea Selatan dan ASEAN.

"Banyak perusahaan Korea yang menyatakan minatnya untuk berinvestasi di Indonesia seperti Lotte Corporation, Posco, Hankook Technology Group, SK E&C, CJ Group, LG Chem, GS Global, Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering, Doosan Corporation, dan The export Import Bank of Korea (KEXIM)," kata Aulia.

Untuk investasi di Aceh, menurut Aulia para investor Korea kebanyakannya lebih berminat untuk melakukan kegiatan usahanya di dalam kawasan-kawasan industri, seperti Kawasan Industri Aceh (KIA) Ladong, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe serta Kawasan Pelabuhan Bebas Sabang.

"Ke depan kita akan melakukan tindak lanjut untuk memfollow up perusahan-perusahaan Korea yang telah menyatakan minatnya untuk berinvestasi di Aceh," jelasnya.

Menurutnya, investasi di Aceh tidak dapat dilakukan jika dukungan dari semua sektor tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Untuk itu, Aulia berharap masyarakat memberikan dukungan penuh kepada pihak investor dalam melakukan kegiatan usahanya di Aceh.

"Investasi merupakan syarat mutlak yang harus kita dukung bersama dalam usaha menciptakan lapangan kerja kepada seluruh rakyat Aceh, komitmen semua pihak juga diharapkan solid dalam mendukung program investasi di Aceh," katanya.

Aulia mengatakan sesuai dengan arahan Gubernur, Aceh menginginkan lebih banyak partisipasi investor yang bergerak di program hilirisasi, serta peningkatan Sumber Daya Manusia sebagaimana yang diinginkan oleh Presiden Jokowi. 

Untuk diketahui, total PMA Korea ke Indonesia dari 2014 hingga Kuartal III-2019 sebesar US$ 7,67 miliar.

Sektor atau industri yang dimasuki yakni mesin dan industri elektronik sebesar 14 persen, pertambangan (12 persen), pakaian (8 persen), karet dan plastik (8 persen), dan lain-lain sebesar 51 persen.(DPMPTSPAceh)

Artikel ini dimuat atas kerja sama publikasi Haba DPMPTSP Aceh

Racer Banda Aceh Safrianto Ilham Meninggal di Arena Balapan di Jantho Aceh Besar, Ini Dugaannya

VIDEO - Sejoli Dieksekusi 100 Cambukan, Terpidana Wanita “Menyerah” Disabetan ke-39

Racer Yang Meninggal di Arena Balapan di Jantho Ternyata Pengantin Baru, Prewedding di Masjid KL

Diduga Ingin Menjambret, Pria Bertato Diamuk Massa di Kawasan Blangpadang Banda Aceh

Wahana Wisata Arung Jeram di Syiah Utama Segera Dibuka

RI dan India sepakat Bangun Konektivitas Aceh–Andaman

Penulis: Taufik Hidayat
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved