Breaking News:

Banda Aceh

Hari Antikorupsi, GeRAK Tagih Komitmen Kejati dan Polda Aceh Tuntaskan Perkara Korupsi, Ini Kasusnya

Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh desak aparat penegak hukum di Aceh baik Polda maupun Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh tuntaskan kasus korupsi di Aceh

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/MASRIZAL BIN ZAIRI
Koordinator GeRAK Aceh, Askhalani. 

Tak hanya itu, Askhalani juga mempertanyakan perihal kasus dugaan korupsi alat kesehatan CT Scan di Rumah Sakit Zainal Abidin (RSUZA).

Kasus ini dananya bersumber dari Anggaram Pendapatan dan Belanja Aceh (ABPA) tahun 2008 senilai Rp 39 milliar.

Terhadap kasus ini,  lanjutnya, Kejati Aceh telah mengusulkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) ke Kejaksaan Agung terhadap kasus ini. 

Pidie Jaya Kekurangan ASN, Tapi Kepala BKPSDM Sebut Yang Sudah Ada pun Banyak Nongkrong di Warkop

Padahal, beberapa tersangka telah ditetapkan yaitu mantan Direktur RSUDZA Banda Aceh berinisial TM, bersamaan dengan penetapan TBE pada 1 Juli 2014.

Lalu, Kejati Aceh juga telah menetapkan tiga tersangka lain yakni Ketua Pokja SU, dan sekretaris Pokja Mhr dan BI, Kuasa Direktur CV Mutiara Indah Permai.

"Dalam kasus ini negara mengalami kerugian senilai Rp15,3 milliar. Tapi tiba-tiba diusulkan SP3, kita mempertanyakan ini," tandas Askhalani. (*)   

Biliknya Terbakar, Santri Dayah Darussalam Lebih Utamakan Selamatkan Kitab dari pada Pakaian

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved