Breaking News:

Banjir Singkil

Sudah Empat Hari Singkil Terendam Banjir, Apa Kabar Mega Proyek Tanggul Penahan Banjir?

Tanggul itu dibangun mulai dari Desa Tanah Merah, di Kecamatan Gunung Meriah sampai dengan Kilangan, di Kecamatan Singkil.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
Banjir merendam Singkil, ibu kota Kabupaten Aceh Singkil, sudah memasuki hari empat. 

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Banjir merendam Singkil, ibu kota Kabupaten Aceh Singkil, sudah memasuki hari empat.

Selama itu, korban banjir hidup dalam genangan air. Agar tetap bisa bertahan dalam rumah, warga membangun dipan kayu sebagai tempat tidur, memasak dan menaruh perabotan.

Saat dirundung banjir berhari-hari, desakan mencari solusi permanen mengatasi banjir kencang terdengar.

Salah-satunya kabar pembangunan tanggul raksasa yang dimulai sejak 2016 lalu. Namun tak kunjung tuntas.

5 Fakta Tewasnya TKI di Malaysia, Ditemukan Sayatan di Leher hingga Ingin Lebaran di Kampung Halaman

Mahasiswa Teknik Sipil Poltek Lhokseumawe Kunjungi Industri ke PT Takabeya Bireuen, Ini Tujuannya

Sosok Zozibini Tunzi, Puteri Afrika Selatan Jawara Miss Universe 2019, Indonesia Terhenti 10 Besar

Sebagaimana diketahui mengatasi persoalan banjir Singkil, pemerintah meluncurkan program fenomenal pembangunan tanggul pengaman banjir sepanjang 26,5 kilometer (Km).

Anggarannya mencapai Rp 726 miliar nyaris sama dengan setahun APBK Aceh Singkil.

Tanggul itu dibangun mulai dari Desa Tanah Merah, di Kecamatan Gunung Meriah sampai dengan Kilangan, di Kecamatan Singkil.

Berdasarkan pantauan Serambinews.com, Senin (9/12/2019) memang sudah dikerjakan. Namun progresnya minim.

Tanggul berupa tanah itu dibangun mulai dari Desa Tanah Merah. Bagian atas tanggul mirip jalan tersebut telah ditumbuhi rumput.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved