Senin, 4 Mei 2026

Anak-anak Menangis, Gajah Masuki Kampung Negeri Antara

Ratusan masyarakat Kampung Negeri Antara, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, mengungsi ke Kantor Camat

Tayang:
Editor: bakri
Foto Dok Brigadir Arrahmat
Akibat puluhan ekor gajah liar memasuki pemukiman, ratusan masyarakat Kampung Negeri Antara mengungsi ke Kantor Camat Pinto Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Senin (9/12/2019). 

REDELONG - Ratusan masyarakat Kampung Negeri Antara, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, mengungsi ke Kantor Camat setempat, Senin (9/12) sore. Mereka mengungsi karena puluhan ekor gajah liar memasuki perkampungan tersebut. Proses menyelamatkan diri berlangsung cepat, karena warga panik perkampungan mereka dimasuki gajah. 

Reje Kampung Negeri Antara, Riskanadi, saat dihubungi Serambi, Senin (9/12) malam, membenarkan warganya telah mengungsi ke Kantor Camat Pintu Rime Gayo.

"Saat ini ada sekitar 400 jiwa lebih warga mengungsi, karena takut terhadap kawanan gajah liar. Kemungkinan jumlahnya akan terus bertambah," kata Reje Kampung Negeri Antara, Riskanadi.

Senin (9/12) sekira pukul 16.00 Wib, kata Riskanadi, warga melihat puluhan gajah memasuki perkampungan mereka. Panik, mereka pun bersama keluarga melarikan diri ke tempat yang lebih aman yang umumnya tanpa membawa bekal apa pun, kecuali pakaian yang melekat di badan.

Warga yang yang mengungsi ke kantor camat itu terdiri atas laki-laki, perempuan, dan anak-anak. "Untuk konsumsi saat ini belum ada, anak-anak mulai menangis kelaparan. Untuk air minum saja tidak ada," kata Riskanadi kepada Serambi, Senin malam.

Riskanadi menambahkan, ratusan warga ini juga belum tahu harus tidur dimana. Tidak ada tenda tempat berteduh dan merebahkan badan.

Riskandi mengaku warganya sangat kecewa dengan pemerintah. Soalnya, gajah yang kerap memasuki kampung mereka selama ini tidak pernah dilakukan penggiringan menuju habitatnya semula. "Sedangkan untuk kampung lain di kecamatan yang sama langsung dilakukan penggiringan. Masyarakat merasa kecewa. Kami menuntut agar segera dilakukan penggiringan dan segera membuat barel agar gajah liar tidak masuk lagi ke permukiman warga," sebut Riskanadi.

Sementara itu, Kapolres Bener Meriah, AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK melalui Kapolsek Pintu Rime Gayo, Ipda Abu Sajarah membenarkan ada ratusan warga Kampung Negeri Antara mengungsi ke Kantor Camat Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah.

"Saat ini masyarakat telah kita tenangkan. Kita imbau tidak melakukan tindakan di luar batas," ujar Kapolsek Pintu Rime Gayo, Ipda Abu Sajarah.

Saat dihubungi Serambi Senin (9/12) malam sekira pukul 21.00 WIB, Reje Kampung Negeri Antara, Riskanadi, mengatakan, pihaknya sedang mengadakan pertemuan dengan Bupati Aceh Tengah, Kapolres Aceh Tengah, anggota DPRK setempat, dan unsur lainnya. Pertemuan membahas nasib mereka pasca puluhan gajah liar memasuki permukiman. “Saat ini kami sedang berdialog dengan Pak Bupati, Pak Kapolres, dan lainnya,” kata Riskanadi kepada Serambi, Senin malam. (bud)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved