Desember Kopi Gayo

Buku "Tetah Tentu" Berisi Kearifan Lokal Gayo Menjaga Hutan Diserahkan ke Dirjen Perhutanan Sosial

Buku "Tetah Tentu" sangat terkait erat dengan lingkungan. Sebab di dalamnya menjelaskan tentang bagaimana masyarakat Gayo menjaga alam lingkungan dan

Buku
SERAMBINEWS.COM/FIKAR W EDA
Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Bambang Supriyanto, bersama TA Khalid, Bupati Shabela Abubakar, Irmawan melakukan aksi menggiling dan menutu kopi pada peluncuran kawasan wisata Bur Telege dan Bur Mulo Forest Park, Minggu (8/12/2019). 

Laporan Fikar W Eda | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON -- Setelah menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada berserta rombongan Kemen LHK, Asaruddin Ama Gito yang menjabat Kepala Urusan Umum dan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra), Kampung Hakim Bale Bujang (HBB) Kecamatan Lut Tawar, menyerahkan sebuah buku.

Buku yang berjudul "Tetah Tentu" kepada Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LHK) Bambang Supriyanto, dalam acara Desember Kopi Gayo di Bur Telege Takengon, Minggu (8/12/2019).

Rombongan yang hadir, selain pejabat dari Kementerian LHK, juga ada dua anggota DPR RI asal Aceh, TA Khalid, dan Irmawan. Mereka tiba di lokasi tersebut didampingi Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar.

"Izinkan saya menyerahkan buku ini kepada Pak Dirjen," kata Ama Gito, yang mengenakan pakaian dan kopiah motif Gayo.

Lantas apa kaitan buku "Tetah Tentu" sehingga harus diserahkan kepada Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan?

Lintas Komunitas Aceh Selatan Galang Dana, Untuk Korban Kebakaran Pesantren Darussalam Labuhan Haji

216 Pelamar Calon Anggota BMA Lulus Administrasi, Perebutkan Lima Jabatan Pimpinan, 1 Rangkap Ketua 

Erosi Sungai di Aceh Barat Mengganas, Lintas Pasi Ara-Kubu Capang Terancam Putus

Bupati Shabel Abubakar, ketika menyampaikan sambutan, menyinggung prihal buku tersebut. Ia mengatakan, buku itu berisi kearifan lokal di Gayo, dalam menjaga lingkungan. 

Buku "Tetah Tentu" sangat terkait erat dengan lingkungan. Sebab di dalamnya menjelaskan tentang bagaimana masyarakat Gayo menjaga alam lingkungan dan hutannya.

Buku ini diterbitkan, pada 2019, atas kerjasama Mahara Publishing dengan Yayasan HAKa (Hutan Alam dan Lingkungan Aceh) Banda Aceh. Berisi tentang peran nilai nilai adat Gayo dalam melestarikan hutan dan lingkungan. Didahului dengan penelitian dan kajian mendalam, yang dilakukan oleh  Majelis Adat Gayo (MAG) Aceh Tengah bekerjasama dengan Yayasan HAkA. Buku  dieditori oleh Dr. Joni. MN. M.Pd. BI.

Joni MN, menjelaskan buku tersebut merupakan hasil penelitian dengan  selama satu tahun lebih, mulai tahun 2017 hingga 2018 di Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues dan Aceh Tenggara.

Halaman
12
Penulis: Fikar W Eda
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved