Breaking News:

Luar Negeri

Sosok Greta Thunberg, Gadis Remaja yang Dikritik Trump, Masuk Daftar Perempuan Berpengaruh di Dunia

Nama Greta Thunberg, remaja aktivis lingkungan, semakin menarik perhatian. Baru-baru ini, Greta Thunberg menjadi Person of The Year versi Time.

AFP / SPENCER PLATT
Aktivis lingkungan Greta Thunberg (16), asal Swedia, berbicara dalam KTT Perubahan Iklim di Markas PBB, New York, Senin (23/9/2019).(AFP / SPENCER PLATT) 

Pidatonya memenangkan hati orang banyak di dunia.

Pada 20 September 2019, pelajar di seluruh dunia memulai protes terbesar sepanjang sejarah tentang perubahan iklim.

Salah satunya karena terinspirasi dari tindakan Greta. Ada 4 juta orang yang berpartisipasi di 2.500 acara, di lebih dari 160 negara dan di 7 benua.

Akan tetapi, sejumlah pemimpin dunia juga memberikan sambutan negatif atas pesan yang disampaikan Greta.

Para pemimpin yang merespons Greta, di antaranya Presiden Basil Jair Bolsonaro.

Bolsonaro menyebut Greta sebagai "anak nakal" setelah ia menyoroti pembunuhan penduduk asli Brazil di Amazon.

Mengutip Kompas.com, 12 Desember 2019, Bolsonaro mengatakan, Greta sempat menyatakan bahwa penduduk asli Brazil tewas karena melindungi hutan Amazon. Greta juga dikomentari Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Mereka menganggap Greta baik, tetapi kurang informasi.

Usaha-usaha Greta untuk terus menyerukan pentingnya kepekaan generasi muda akan perubahan iklim tetap dilakukan.

Usahanya ini kemudian membuatnya dinominasikan dalam Nobel Perdamaian.

Halaman
1234
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved