Breaking News:

UMKM

Yessi Kartika, Raih Penghargaan UMKM Lewat Usaha Brownies Coklat

Selain mengajar Yessi juga mengelola usaha kue dengan label Owner Tarosaka Cakes and Donuts, bolu mini coklat (Broownies coklat).

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Hand-over dokumen pribadi
Yessi Kartika 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM - Beberapa waktu lalu di Banda Aceh seorang dosen program studi matematika Univeristas Almuslim  (Umuslim) Peusangan, Bireuen bernama Yessi Kartika  pada 22 November lalu diundang ke Banda Aceh oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Aceh.

Ia diudang tenyata bukan untuk presentasi, tetapi ia diudang untuk menerima karena  mendapat penghargaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)  Naik Kelas dari Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah dinas tersebut bersama sejumlah pelaku usaha lainnya.

Wanita kelahiran 20 April 1983 lalu kepada Serambinews.com mengatakan, selain mengajar ia juga mengelola usaha kue dengan label Owner Tarosaka Cakes and Donuts, bolu mini coklat (Broownies coklat).

Usaha tersebut dikelola bersama suaminya, penghargaan yang diperolehnya sebagai pemilik usaha brand Tarosaka sejak setahun lalu.

Diceritakan, awalnya usaha kecil-kecilan  donat kentang, lalu merambah pada kue ulang tahun, bolo gulung karakter, bolu mini dan coklat.

Produk yang dihasilkan anak almarhum M Yahya Gade dan Nuraini Yusuf ternyata mendapat sambutan positif dari masyarakat dan terus berkembang dan mendapat penilaian tersendiri.

Yessi anak kedua dari lima bersaudara saat ini mengelola usaha tersebut di Desa Geulanggang Baro, Kota Juang Bireuen dijalankan bersama suaminya Ricki Yunandar Rousda secara otodidak.

Saat ini ibu dari tiga anak selain sibuk menyiapkan kue produknya secara rutin juga memenuhi pesanan dari sejumlah kalangan dan waktu mengajar sebagai seorang dosen menjadi bagian utama.

Sebagai seorang dosen ia juga pernah menjabat sebagai ketua program studi matematika tempat ia mengajar dan beberapa kali sudah memperoleh  dana bantuan (hibah) dari Kementerian Riset dan Teknologi.

Bantuan berupa hibah penelitian di antaranya hibah sebagai dosen pemula tahun 2014, kemudian mendapat hibah dari lembaga yang sama tahun 2018 dan 2019.

Beberapa hari lalu, Yessi juga di undang ke Batam untuk mempresentasikan hasil penelitian  Penelitian Kerjasama Antar-Perguruan Tinggi (PKPT) yang dilakukannya.

Yessi, ia seorang dosen, ibu rumah tangga juga seorang wirausahawan yang sukses, buktinya ia mendapat penghargaan atas usaha yang dikelolanya.

“Banyak hal yang bisa dikembangkan oleh siapa saja memulai dari yang kecil, serius, telaten dan melihat potensi pasar, kembangkan inovasi dan kreativitas untuk meraih prestasi dan mendapatkan tambahan pendapatan,” ujarnya.(*)

Perempuan Pelaku UMKM di Gampong Seuneubok Dilatih Industri Rumah Tangga

Ahsan/Hendra Raih Gelar Juara BWF World Tour Finals Ketiga

Napi Rutan Lhoksukon Mengaku Pasok Ganja ke Rutan Dibantu Sipir Penjara

Laga Persahabatan, Avicenna Bireuen Tekuk RSUZA Banda Aceh 2-0

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved