Selasa, 14 April 2026

Warga Peureulak Dibacok

Terkait Kasus Pembacokan, Polisi: Terduga Pelaku Belum Mengakui Pembacokan

Namun terduga pelaku belum mengakui motifnya, bahkan ia merasa tidak melakukan pembacokan

Penulis: Seni Hendri | Editor: Nur Nihayati
Dok Polres Aceh Timur
Kapolsek Peureulak Timur, Ipda Deny Albar SH, saat meminta keterangan Usman korban pembacokan dirawat di rumah sakit Peureulak, Minggu malam. 

Namun terduga pelaku belum mengakui motifnya, bahkan ia merasa tidak melakukan pembacokan 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur 

SERAMBINEWS.COM, IDI – Kapolres Aceh Timur, AKBP Eko Widiantoro SIK MH, melalui Kapolsek Peureulak Timur, Ipda Deny Albar SH, mengatakan saat ini petugas Polsek Peureulak Timur, masih menyelidiki motif tersangka ZK (35) membacok Usman Arbi (55) Minggu (15/12/2019) sore pukul 18.30 WIB.

ZK terduga pelaku pembacokan Usman, jelas Kapolsek, diamankan tanpa perlawanan dari sebuah warung kopi Minggu malam sekitar pukul 23.30 WIB.

Pengemudi Ojek Online Bunuh Kekasihnya, Tusuk Korban Secara Sadis, Ribut Gara-gara Celana Dalam

Peserta Jambore Dunia Asal Langsa Dapat Penghargaan di HUT ke-58 Pramuka

Peringati Hari Juang TNI AD, Dandim Nagan Raya Ziarah ke TMP Blang Sapek

Diamankannya, ZK terduga pelaku pembacokan berdasarkan pengakuan korban Usman, yang melihat ia dibacok oleh pelaku Minggu sore jelang magrib itu.

“Namun terduga pelaku belum mengakui motifnya, bahkan ia merasa tidak melakukan pembacokan.

Jadi dugaanya, pelaku setelah melakukan pembacokan duduk di warkop minum kopi sebagai alibi untuk menghilangkan jejak, seola-olah ia tidak melakukannya, tapi saat diamankan dia merasa ketakutan,” jelas Deny Albar, kepada Serambinews.com, Senin.

Seperti diberitakan sebelumnya, Usman Arbi (55) warga Gampong Jengki, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, jadi korban pembacokan Minggu (15/12/2019) sore sekitar pukul 18.30 WIB.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Eko Widiantoro SIK MH, melalui Kapolsek Peureulak Timur, Ipda Deny Albar, mengatakan, Usman Arbi dibacok oleh terduga pelaku ZK saat hendak pergi tahlilan ke rumah tetangganya yang berjarak 400 meter dari rumahnya Minggu (15/12/2019) malam pukul 20.30 WIB.

Saat itu korban pergi tahlilan menggunakan sepeda motor. Namun, saat di perjalanan, korban berpapasan dengan pelaku, tanpa ada pembicaraan awal, korban langsung dianiaya korban dengan menggunakan parang, akibatnya korban mengalami luka pada bagian punggung sebelah kanan.

Sedangkan pelaku usai melakukan pembacokan langsung melarikan diri. Semenatara korban langsung dievakusi oleh warga yang hendak samadiyah ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Kemudian Kapolsek, mendatangi korban ke rumah sakit untuk memintai keterangan awal dari korban. Berdasarkan pengakuan korban, kemudian petugas mengamankan terduga pelaku ZK dari sebuah warkop di gampong tersebut untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved