Breaking News:

Berita Banda Aceh

GeRAK: Jika DPRA Diam, Mending Berkantor di Warung Kopi Saja Sambil Nikmati APBA

Koordinator GeRAK, Askhalani meminta lembaga DPRA tidak diam atas kebijakan-kebijakan pihak eksekutif yang tidak sesuai

Penulis: Subur Dani | Editor: Nur Nihayati
ASKHALANI, Koordinator GeRAK Aceh 

Menurut Askhalani, publik sebenarnya yakin dengan sejumlah tokoh muda yang kini duduk di kursi parlemen DPRA.

Apalagi pimpinan DPRA yang kemudian terpilih adalah anak-anak muda hebat.

"Tapi sayang hingga akhir tahun 2019 tidak ada satu kebijakan strategispun yang berani dikoreksi terhadap kebijakan eksekutif yang cenderung tidak menunjukkan perubahan yang baik dalam penyelenggaraan pemerintahan, baik soal layanan publik maupun realisasi anggaran yang memang terlihat tidak baik baik dari perencanaan, realisasi dan bahkan pertanggungjawaban," kata Askhalani.

Menurut GERAK, ini perlu dikritisi karena kalau pimpinan DPRA yang muda tapi tidak memiliki sikap kritis sama dengan menunjukkan bahwa mereka gagal paham dalam memahami kondisi ril publik Aceh saat ini.

Masih menurut Askhalani, saat ini lembaga DPRA terkesan tumpul dan kurang memainkan perannya sebagai wakil rakyat. Kata Askhalani, sejak dilantik sampai saat ini, hanya beberapa orang saja yang masih memiliki kepekaan publik tapi lebih banyak yang diam.

"Dan bahkan hasil temuan kita hanya tujuh orang saja yang selama ini menjadi trading sedangkan yang lain diam dan tidak mengerti tupoksi," pungkas Askhalani. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved