Sosok Inspiratif

Mengenal Sosok Jurnalis Pejuang M Asad Shahab, Namanya Diabadikan Pada Ruang Baca Perpustakaan MAHYA

Berita yang dikirim sepotong-sepotong tersebut, kemudian dikumpulkan dan dituliskan ulang oleh media-media di Mesir.

Mengenal Sosok Jurnalis Pejuang M Asad Shahab, Namanya Diabadikan Pada Ruang Baca Perpustakaan MAHYA
Ist
Ruang baca M Asad Shahab di Perpustakaan MAHYA di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (23/12/2019). M Asad Shahab merupakan jurnalis pejuang keturunan Arab pendiri Arabian Press Board (APB) di masa perang kemerdekaan RI. 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Sosok M Asad Shahab dikenal sebagai salah satu jurnalis pejuang Tanah Air. Jurnalis keturunan Arab pendiri Arabian Press Board (APB) ini dikenal gigih menyebarluaskan berita proklamasi kemerdekaan RI yang dibacakan pada 17 Agustus 1945 ke luar negeri, khususnya negara-negara Timur Tengah.

Saat itu, berita-berita mengenai kemerdekaan RI yang diproduksi APB diterjemahkan ke dalam bahasa Arab oleh penyiar RRI dan diterima oleh pelajar-pelajar Indonesia di Mesir.

Berita yang dikirim sepotong-sepotong tersebut, kemudian dikumpulkan dan dituliskan ulang oleh media-media di Mesir.

Berita-berita tersebut kemudian diteruskan dan dibahas dalam konferensi Liga Arab.

Negara-negara Islam di Timur Tengah seperti Syiria, Palestina dan Mesir kemudian memberikan simpatinya dan memberikan dukungan bagi kemerdekaan RI.

Untuk mengenang jasa-jasa M Asad Shahab, Majelis Ikmah Alawiyah (MAHYA) mengabadikan namanya sebagai nama ruang baca di Perpustakaan Kanzul Hikmah yang dikelolanya.

Peresmian Ruang Baca M Asad Shahab

M Asad Shahab merupakan jurnalis pejuang keturunan Arab pendiri Arabian Press Board (APB) di masa perang kemerdekaan RI.

Pemerintah Aceh Serahkan Anugerah Jurnalistik Aceh Hebat 2019, Ini Para Pemenangnya

Dua Jurnalis Lhokseumawe Raih Penghargaan AJP 2019

Pemkab Bireuen dan Alibi Gelar Pelatihan Jurnalistik, Peserta Puluhan Siswa SMA, SMK, dan MA

Ruang Baca M Asad Shahab ini diresmikan pengoperasiannya di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (23/12/2019) dan dihadiri sejumlah tokoh dan keluarga besar almarhum M Asad Shabab, seperti mantan Menteri Luar Negeri RI M Alwi Shihab dan Ketua Umum MAHYA, Habib Ahmad bin Novel bin Salim bin Jindan.

Ketua Umum MAHYA, Habib Ahmad bin Novel bin Salim bin Jindan mengatakan, sosok M Asad Shahab layak diabadikan sebagai ruang baca Perpustakaan Kanzul Hikmah MAHYA karena sosok almarhum sangat istimewa terkait peranan pentingnya dalam mewujudkan kemerdekaan Indonesia.

Halaman
123
Editor: Yusmadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved