Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Perkara Pasutri yang Rantai Anak Sudah Ada Putusan Tetap, Ini Hukuman Bagi Kedua Tervonis

"Jadi untuk kedua terdakwa kini sudah menjalani hukuman di LP (Lembaga Permasyarakatan) Klas II Lhokseumawe," pungkas Fakhrillah.

SERAMBINEWS.COM/ SAIFUL BAHRI
Pengadilan Negeri (PN) Lhokseumawe beberapa waktu lalu menggelar kembali sidang terhadap perkara bocah disuruh mengemis hingga dirantai oleh orangtuanya. 

"Jadi untuk kedua terdakwa kini sudah menjalani hukuman di LP (Lembaga Permasyarakatan) Klas II Lhokseumawe," pungkas Fakhrillah.

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Pengadilan Negeri (PN) Lhokseumawe telah menggelar sidang pamungkas.

Untuk kasus perkara bocah disuruh mengemis hingga dirantai oleh orangtuanya, pada Kamis (19/12/2019) lalu.

Sehingga, kedua terdakwa yang merupakan pasangan suami istri (Pasutri), yakni ayah tiri korban Muhammad Ismail (39) dan Uli Grafika (34) selaku ibu kandung korban, masing-masing divonis empat tahun penjara.

Ditambah denda Rp 10 juta atau subsider kurungan penjara selama tiga bulan.

Namun, diakhir sidang pamungkas tersebut, kedua terdakwa melalui kuasa hukumnya dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Lhokseumawe menyatakan, pikir-pikir terhadap vonis tersebut.

Sehingga bagi mereka, memiliki waktu tujuh hari.

Heboh Tangkapan Layar Akun Kemenkominfo di Situs Porno, Ini Klarifikasinya

Untuk menyatakan sikap.

Apakah menerima putusan hakim atau akan ajukan banding.

Diberitakan sebelumnya, terungkap sebuah kisah miris yang didera seorang bocah sembilan tahun di sebuah desa di Lhokseumawe.

Halaman
1234
Penulis: Saiful Bahri
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved