588 KPM Pilih Graduasi

Sebanyak 588 keluarga penerima manfaat (KPM) di Nagan Raya yang selama ini masuk sebagai penerima program keluarga harapan (PKH)

SERAMBINEWS.COM/SENI HENDRI
Sebanyak 101 orang petugas Program Keluarga Harapan (PKH) dari 24 kecamatan se-Aceh Timur, mengikuti Bimbingan Pemantapan SDM PKH yang digelar Pemkab Aceh Timur, melalui Dinas Sosial setempat, di Aula Gedung Serbaguna, Selasa (3/12/2019). 

* Sudah Menjadi Keluarga Mampu

SUKA MAKMUE - Sebanyak 588 keluarga penerima manfaat (KPM) di Nagan Raya yang selama ini masuk sebagai penerima program keluarga harapan (PKH) memilih graduasi atau keluar sendiri dari program tersebut. Mereka memilih keluar karena sudah menjadi keluarga mampu sehingga tidak menerima lagi bantuan PKH yang selama ini dibantu pemerintah.

Informasi yang diperoleh Serambi, Minggu (29/12/2019), jumlah  penerima PKH di Nagan Raya sekitar 9.000 KPM. Dari jumlah itu, pada tahun 2019, sebanyak 588 KPM memilih keluar sendiri dari penerima PKH.

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Nagan Raya, Muhajir Hasballah mengatakan, penerima bantuan KPM PKH selama ini merupakan keluarga prasejahtera (miskin). Sehingga begitu sudah menjadi keluarga sejahtera atau mampu, jelas Muhajir, mereka atas kesadaran sendiri memilih graduasi. “Mereka sudah malu menerima bantuan PKH karena sudah menjadi keluarga mampu,” kata Muhajir Hasballah didampingi Koordinator PKH Nagan Raya, Fathurahman kepada Serambi, Minggu kemarin.

Kadinsos menerangkan, para KPM yang keluar sendiri dari penerima PKH sehingga tidak berhak lagi menerima bantuan tersebut, selanjutnya akan diusulkan ke Dinsos Aceh untuk menerima bantuan modal ekonomi.“Terhadap KPM yang keluar dari penerima PKH itu akan kita usulkan semoga bisa mendapat modal usaha ekonomi produktif (UEP) ke Dinsos Aceh,” paparnya.

Pada tahun 2018, beber Muhajir, juga ada KPM yang keluar sendiri sebagai penerima PKH, sehingga mereka mendapat bantuan dari Dinsos Aceh dalam bentuk modal UEP yang disalurkan pada 28 Desember 2019.

Di sisi lain, Koordinator PKH Nagan Raya, Fathurahman menambahkan, tim PKH terus melakukan pendampingan dan upaya sehingga keluarga penerima PKH secara bertahap meningkat taraf hidup mereka. “Termasuk melakukan pengawasan sehingga bantuan dari pemerintah bisa diterima dengan baik dan digunakan dengan tepat sasaran,” urainya.(riz)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved