Berita Banda Aceh
Malam Tahun Baru di Bawah Penjagaan Satpol PP, tak Ada Petasan dan Kembang Api di Langit Banda Aceh
Sebagian warga banyak menghabiskan malam pergantian tahun, dengan tetap meneguk kopi di warkop-warkop. Sedangkan sebagian lainnya...
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nurul Hayati
Sebagian warga banyak menghabiskan malam pergantian tahun, dengan tetap meneguk kopi di warkop-warkop. Sedangkan sebagian lainnya, menghabiskan malam di sejumlah taman kota. Seperti Taman Sari dan Taman Tepi Kali. Ratusan petugas polisi, Satpol PP, hingga Wilayatul Hisbah (WH) atau polisi syariah, berjaga berjaga di sejumlah ruas jalan.
Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Tak ada terdengar letusan kembang api maupun mercon.
Saat detik-detik pergantian tahun dari 2019 ke 2020.
Tak ada perayaan apapun di malam tahun baru ini di ibu kota Provinsi Aceh, Banda Aceh.
Semua aktivitas warga, berjalan seperti biasanya.
Meskipun hingga tengah malam, lalu lintas di pusat kota Banda Aceh masih tetap padat.
Dengan mobil dan sepeda motor yang berlalu lalang.
• Rumah Yuni Shara Terendam Banjir, Gaya Busana Kakak Krisdayanti Malah Bikin Salah Fokus
Pantauan Serambinews.com, sejak Selasa (31/12/2019) hingga Rabu (1/1/2019) dinihari, suasana di jalanan memang sangat ramai.
Sehingga lalu lintas tampak padat di sejumlah ruas jalan.
Karena saat ini memang sedang masa libur sekolah.
Sehingga banyak warga yang datang ke Banda Aceh.
Sebagian warga banyak menghabiskan malam pergantian tahun, dengan tetap meneguk kopi di warkop-warkop.
Sedangkan sebagian lainnya, menghabiskan malam di sejumlah taman kota.
Seperti Taman Sari dan Taman Tepi Kali.
• Galang Dana Selama Dua Hari, Mahasiswa Matangkuli Sumbang untuk Korban Kebakaran di Pirak Timu
Ratusan petugas polisi, Satpol PP, hingga Wilayatul Hisbah (WH) atau polisi syariah, berjaga-jaga di sejumlah ruas jalan.
Mereka tampak mengatur lalu lintas dan mengurai sejumlah konsentrasi massa.
Seperti pemandangan yang terlihat di Jembatan Pante Pirak.
Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, Wakil Wali Kota, Zainal Arifin, Ketua DPRK, Farid Nyak Umar, Kapolresta Banda Aceh, Kombes Trisno Riyanto, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banda Aceh ,ikut memantau di Simpang Lima, Banda Aceh.
Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengatakan, memasuki pukul 00.00 WIB tidak ada perayaan apapun di Banda Aceh.
Menurutnya, masyarakat Aceh sendiri sudah memahami.
Bahwa perayaan tahun baru tidak sesuai dengan syariat Islam dan budaya Aceh.
• Jual Kopi Jantan Tradisional, 2 Pemuda Diringkus Polres Pidie. Polisi Juga Temukan BB Ini
"Alhamdulillah warga Banda Aceh sudah memahami bahwa penyambutan tahun baru itu tidak sesuai dengan syariat Islam, dan juga tidak sesuai dengan adat istiadat dan budaya," ujar Wali Kota.
Aminullah juga mengajak masyarakat, untuk berbenah pada 2020.
"Mari kita masuki tahun 2020 ini kita tinggalkan segala sesuatu yang kurang di 2019," ujarnya.
Di tahun 2020, ia mengajak warga mulai berbenah dan memperbaiki lebih baik lagi.
Sehingga mudah-mudahan Banda Aceh semakin makmur, semakin sejahtera warganya dan juga kemiskinan, pengangguran semakin menurun. (*)
• 2 Janda Miskin di Aceh Utara Terima Rumah Bantuan, Rumah Sebelumnya Dinding dan Atapnya dari Rumbia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/tahun-baru-di-banda-aceh.jpg)