Banjir Jakarta
Banjir Jakarta, 19 Orang Meninggal Dunia, Kemendagri Buka Posko 24 Jam
Data BNPB menemukan ada 19 korban meninggal dunia karena bencana banjir dan tanah longsor, serta tersetrum listrik.
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Fikar W Eda | Jakarta
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Direktur Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kemendagri DR Safrizal melakukan monitoring dan asistensi penanganan banjir di Jakarta. Kemendagri buka posko dan bekerja 24 jam untuk memantau banjir.
"Bersama Direktur Kedaruratan BNPB, kami memonitor pelaksanaan Pusdalops BPBD Jakarta dan mengadakan briefing singkat langkah penanganan," kata Safrizal, Rabu (1/1/2020).
Safrizal menuturkan sebelumnya pihaknya sesuai dengan instruksi Mendagri Tito Karnavian untuk memonitor proses evakuasi seperti di Jagakarsa Jakarta Selatan yang berhasil mengevakuasi 34 kepala keluarga.
"Pukul 21,30 WIb kami bersama Gubernur Jakarta Anies memonitor langsung pintu air Manggarai dan melihat proses pembersihan pintu air dari sampah," pungkasnya.
Banjir di awal tahun baru 1 Januari 2020 yang melanda wilayah Jakarta dan sekitarnya menyebabkan korban jiwa, kerusakan dan kerugian harta benda.
Data BNPB menemukan ada 19 korban meninggal dunia karena bencana banjir dan tanah longsor, serta tersetrum listrik.
BMKG memprediksi masih terjadi hujan pada hari ini sehingga masih mungkin terjadi banjir lagi. BNPB menghimbau kepada masyarakat yang tinggal di daerah yang potensi banjirnya akan meningkat agar evakuasi ke tempat aman terlebih dahulu.(*)
• Hasil Lengkap dan Klasemen Liga Inggris - Chelsea Tertahan, Man United Dihajar Arsenal
• Pulau di Kuala Gabi Jadi Destinasi Baru
• Iuran BPJS Kesehatan Resmi Naik
• Kerangka Gajah Ditemukan di Pasie Raya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/anisbanjir.jpg)