Senin, 20 April 2026

Empat Kapal Gagal Berlayar, Cuaca Buruk di Perairan Sabang

Angin kencang dan gelombang tinggi yang melanda perairan Sabang menyebabkan empal kapal di rute Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh

Editor: bakri
Kapal lambat KMP Tanjung Burang dan KMP BRR 

BANDA ACEH - Angin kencang dan gelombang tinggi yang melanda perairan Sabang menyebabkan empal kapal di rute Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh-Pelabuhan Balohan Sabang gagal berlayar, Kamis (2/1/2019) sore.

Cuaca buruk yang melanda perairan di utara Banda Aceh itu berupa gelombang tinggi yang mencapai dua meter lebih dan angin kencang. Dengan kondisi itu, pihak Syahbandar pelabuhan melarang adanya pelayaran dari kedua arah.

Akibatnya, ada empat jadwal pelayaran yang seharusnya dilakukan pada sore hari terpaksa dibatalkan. Empat kapal yang gagal berlayar itu masing-masing dua kapal dari Sabang dan dua kapal lainnya dari Banda Aceh.

Kapal yang gagal berlayar dari Sabang yaitu KMP Tanjung Burang dan kapal cepat Express Bahari 8F. Sedangkan dua kapal yang gagal berlayar dari Banda Aceh yaitu KMP BRR dan Express Bahari 8B. Semua kapal itu dijadwalkan berangkat antara pukul 16.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.

"Tadi kapal KMP BRR masih bisa berlayar pukul 14.30 WIB dari Sabang ke Banda Aceh, setelah itu Syahbandar sudah tidak izinkan ada pelayaran lagi," ujar Kepala Pelabuhan Balohan, Agustiar.

Menurut Agustiar, saat ini memang sedang memasuki penghujung musim angin timur. Sehingga pelayaran sore hari sangat rawan terganggu dengan angin kencang dan gelombang tinggi.

Sementara Kepala Pelabuhan Ulee Lheu, Muhammad Isa mengatakan, meski dua kapal yang gagal berlayar dari Banda Aceh memang tidak menyebabkan tumpukan penumpang. Hanya saja, banyak penumpang yang belum bisa kembali dari Sabang, sehingga masih banyak mobil yang yang dititipkan di area pelabuhan belum diambil pemiliknya.

Kepala Pelabuhan Balohan, Agustiar, mengatakan, akibat adanya kapal yang gagal berlayar pada sore kemarin, puluhan mobil pun menumpuk di Pelabuhan Balohan Sabang. Agustiar memperkirakan, ada sekitar 30-an mobil yang sudah masuk ke antrean depan dermaga. Rencananya mobil itu akan diangkut hari ini, Jumat (3/1), jika cuaca memungkinkan.

Katanya, sejumlah penumpang yang gagal berangkat kemarin sudah kembali ke Kota Sabang untuk mencari penginapan. Karena para penumpang juga memahami kondisi cuaca yang tidak layak dilanjutkan pelayaran. Dikatakan, pelayaran kapal lambat dari Sabang hanya sempat dilayani tiga trip, kemarin. Jumlah tersebut tidak mampu mengangkut seluruh mobil wisatawan dari Sabang. (mun)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved