DPRA Belum Jadwalkan Rapat Paripurna AKD  

Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) hingga Jumat (3/1/2020) belum menjadwalkan rapat paripurna pengesahan alat kelengkapan dewan (AKD)

DPRA Belum Jadwalkan Rapat Paripurna AKD   
FOTO IST
Anggota DPRA dari Fraksi Partai Aceh, Zulfadli, marah kepada pimpinan pada rapat paripurna penetapan alat kelengkapan dewan, Selasa (31/12/2019) malam. 

BANDA ACEH - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) hingga Jumat (3/1/2020) belum menjadwalkan rapat paripurna pengesahan alat kelengkapan dewan (AKD), setelah ditunda akibat ricuh pada Selasa (31/12/2019) malam. Namun Serambi juga menerima informasi, Ketua DPRA sudah menyurati para ketua fraksi untuk duduk bersama membahas masalah itu.

Wakil Ketua DPRA, Hendra Budian kepada Serambi, Sabtu (4/1/2020) mengatakan, para pimpinan DPRA sepakat untuk merumuskan formulasi terbaik masalah AKD. Tapi untuk saat ini belum ada jadwal pasti kapan akan dilaksanakan rapat paripurna itu.

"Tapi untuk saat ini biarlah kita cooling down dulu, sampai semuanya bisa duduk bersama. Kami berharap agar para pimpinan fraksi bisa duduk bersama untuk mencari jalan keluar terbaik untuk pembentukan AKD," katanya.

Politisi Partai Golkar itu berharap agar ada kebersamaan di DPRA dan tidak saling memaksa kehendak. Menurutnya dewan harus segera menjawab harapan publik terhadap kinerja kedewanan dan melakukan kerja-kerja besar yang sudah menanti di depan.

"Banyak tugas-tugas kedewanan yang harus kita jawab, untuk menjawab semua itu, yang kita butuhkan adalah soliditas dan kebersamaan, semoga bisa terwujud," tegas putra berdarah dataran Gayo tersebut. 

Sebelumnya diberitakan, rapat paripurna dengan agenda penetapan AKD di DPRA, Selasa (31/12/2019) berakhir ricuh. Kericuhan diduga karena Fraksi Demokrat dan Fraksi Golkar ingin menguasai pimpinan komisi V dan VI yang sebelumnya akan diambil oleh PNA dan PKS.

Rapat yang dimulai sekitar pukul 21.30 WIB tersebut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, dr Taqwallah mewakili Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. Hadir juga asisten dan sejumlah kepala dinas. Rapat kemudian diskor sampai batas waktu yang tidak ditentukan. (mas) 

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved