Breaking News:

Luar Negeri

Jenderal Qassem Soleimani Dibunuh, Hacker Iran Retas Situs Pemerintah AS, Foto Trump Ditonjok

Kabar mengenai kematian Soeimani ini membuat pemerintah Iran geram dan tak tinggal diam dengan perlakuan Amerika Serikat Ini.

Editor: Faisal Zamzami
Daily Mirror
Gambar Donald Trump di tinju oleh Iran. 

SERAMBINEWS.COM - Sepekan dunia dihebohkan dengan kematian jenderela tertinggi Iran Qassem Soleimani.

Kabar mengenai kematian Soeimani ini membuat pemerintah Iran geram dan tak tinggal diam dengan perlakuan Amerika Serikat Ini.

Suleimani sendiri meninggal beberapa hari lalu setelah diserang oleh pesawat tak berawak milik AS.

Menurut Daily Mirror Minggu (5/1/20), usai insiden itu, bendera merah dikibarkan di Masjid Jamkaran di Qom Iran sebagai simbol balas dendam atas kematian Soleimani.

Bendera itu dikibarkan sebagai seruan atas tewasnya Soleimani.

Masjid Jamkaran juga mengeluarkan seruan dengan pengeras suara masjid dengan mengatakan, "Ya Allah, semoga wali-mu muncul kembali." 

Pemimpin Revolusi Isalam di Iran Imam Sayyed Ali Khamenei berjanji untuk membalaskan kematian Soleimani yang dikenal sebagai ikon perlawanan seluruh dunia.

Selain itu, diam-diam Iran juga sudah melakukan serangan langsung ke AS meskipun serangan itu tidak menggunakan senjata militer.

Melainkan, serangan berbasis cyber yang meretas salah satu situs terpenting milik AS oleh Hacker Iran.

Para pengguna yang mengklik Program Perpustakaan Penyimpanan Federal Amerika (FDLP) disambut dengan halaman web yang diretas oleh Republik Islam Iran.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved