Luar Negeri

Pemakaman Jenderal Qasem Soleimani Ditunda, Puluhan Orang Meninggal Berdesak-desakan di Iran

"Sayangnya, akibat berdesak-desakan, beberapa orang terluka dan meninggal selama prosesi pemakaman," tutur Koulivand sebagaimana diberitakan Al Jazeer

Pemakaman Jenderal Qasem Soleimani Ditunda, Puluhan Orang Meninggal Berdesak-desakan di Iran
AFP/ATTA KENARE
Para pelayat berkumpul di sekitar kendaraan yang membawa peti jenazah Jenderal Qasem Soleimani di Kerman, Iran, pada 7 Januari 2020. Soleimani tewas setelah mobil yang ditumpanginya diserang AS di Bandara Internasional Baghdad, Irak, pada 3 Januari 2020.(AFP/ATTA KENARE) 

Salah satu pelayat menyatakan, Soleimani dicintai tak hanya di Iran.

Namun juga dunia, dan menjaga keamanan dunia Muslim, terutama Iran.

Pelayat bernama Sara Khaksar itu berujar, tewasnya jenderal 62 tahun itu telah "memanaskan darah orang-orang Iran".

"Beliau adalah pria hebat yang selalu siap membela baik saat perang atau pun tidak. Jadi, kematiannya harus dibalaskan," ujar remaja 18 tahun itu.

Peran Besar Soleimani

Melansir Bloomberg, sebelumnya, Amerika Serikat menyalahkan Soleimani atas terbunuhnya pasukan Amerika di Iraq.

AS juga menuduh Soleimani merencanakan serangan baru sesaat sebelum kematiannya Jumat lalu dalam sebuah serangan di bandara Baghdad.

Soleimani juga memimpin pasukan di Suriah yang mendukung Presiden Bashar Assad dalam sebuah perang yang panjang.

Ia juga menjadi wakil Iran untuk negara-negara seperti Irak, Lebanon, dan Yaman.

Jasad Soleimani dan orang-orang lain yang terbunuh saat serangan di bandara Baghdad dibawa ke alun-alun pusat kota Kerman, sebuah kota padang pasir yang dikelilingi oleh pegunungan.

Berdasarkan laporan pada oleh agensi berita Tsanim, Iran telah merencanakan 13 paket rencana untuk membalas pembunuhan Soleimani.

Gugatan Irwandi Terkait Kepengurusan PNA Ditolak, Darwati Sebut Akan Ajukan Kasasi

Meulila FC Panton Labu Menang Pinalti Pada Turnamen Sepakbola Keuchik Maradon Cup

Bulog Blangpidie Abdya belum Berhasil Pasok Beras ke e-Warung Program BPNT, Ini Kendalanya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Puluhan Orang Meninggal Berdesak-desakan, Pemakaman Qasem Soleimani Dibatalkan"

Penulis : Vina Fadhrotul Mukaromah

Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved