Video

VIDEO - Terdakwa Pembunuh Sopir Rental di Aceh Singkil Dituntut Hukuman Mati

Pelaku membunuh korban menggunakan kapak yang telah dipersiapkannya. Terdakwa pun menjerat leher menggunakan tali rapia untuk memastikan korban mati.

Laporan: Dede Rosadi I Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Aceh Singkil, menuntut hukuman mati Hadi Nurfathon penduduk Kreung Itam, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya.

Hadi dituntut hukukan mati dalam perkara pembunuhan Syafriansah sopir travel yang terjadi di sekitar perkebunan perusahaan kelapa sawit Kampung Baru, Singkil Utara, Mei lalu.

Tuntutan itu dibacakan dua JPU secara bergantian dalam sidang yang digelar di PN Negeri Singkil, Kamis (9/1/2020).

Kasis Pidum Kejaksaan Negeri Aceh Singkil, Lili Suparli mengatakan, JPU menuntut hukaman mati karena terdakwa terbukti melakukan pembunahan secara berencana.

Kemudian perbuatannya meresahkan masyarakat, merugikan orang lain, sadis dan tidak berprikemanusian.

Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim PN Singkil, Hamzah Sulaiman, akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembelaan dari terdakwa.

Terdakwa Hadi Nurfathon, membunuh Syafriansyah pada 31 Mei lalu dengan modus jadi penumpang mobil.

Disekitar perkebunan sawit kawasan Desa Kampung Baru, Singkil Utara, pelaku membunuh korban menggunakan kapak yang telah dipersiapkannya.

Kemudian terdakwa menjerat leher menggunakan tali rapia untuk memastikan korban mati. Pembunuhan itu dilakukan dengan maksud merampas mobil yang dibawa korban.

Pada 1 Juni lalu, warga digegerkan penemuan mayat Syafriansyah sopir travel di semak belukar Desa Bulu Sema, Suro.

Belakangan terungkap penduduk Sianjo-anjo Gunung Meriah tersebut merupakan korban pembunuhan.

Kasus pembunuhan itu berhasil diungkap Polres Aceh Singkil yang menangkap Hadi Nurfathon.

Hingga proses hukumnya bergulir ke persidangan.

Penulis: Dede Rosadi
Editor: Hari Mahardhika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved