Breaking News:

Kriminal

Personel Polresta Tangkap Penganiaya IRT Warga Baiturrahman di Bener Meriah

Tanpa basa-basi, tersangka MZ langsung memukulkan helm ke wajah IRT itu dan langsung meninggalkan lokasi.

Penulis: Misran Asri | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/FOR SERAMBINEWS
Tersangka MZ 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Personel Opsnal Satuan Reskrim Polresta Banda Aceh, menangkap MZ (21) asal Tanjung Pura, Kecamatan Bandar, Bener Meriah, Jumat (10/1/2020) sekitar pukul 08.00 WIB.

Pasalnya pria tersebut dilaporkan menganiaya Aisyah (22), ibu rumah tangga, warga Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, di depan Indomaret, Gampong Peuniti, dalam kecamatan yang sama, pada Rabu malam (18/12/2019) lalu.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH, melalui Kasat Reskrim, AKP M Taufiq SIK kepada Serambinews.com Sabtu (11/1/2020) mengatakan pelaku MZ, memukulkan helm ke wajah Aisyah, sehingga wajah korban mengalami memar yang cukup serius.

Peristiwa itu terjadi setelah tersangka menghentikan sepeda motor yang dikendarai korban.

Tinggalkan Barito Putra, Nazarul Fahmi Gabung dengan Skuad Persiraja

Penampakan Gerhana Bulan di Aceh, Ini Penjelasan Ahli Falakiyah Kemenag

Tuanku Muhammad Pimpin PBVSI Kota Banda Aceh

Tanpa basa-basi, tersangka MZ langsung memukulkan helm ke wajah IRT itu dan langsung meninggalkan lokasi.

Tak terima dengan penganiayaan yang dialami, akhirnya pada Minggu (22/12/2019) korban melaporkan kasus tersebut ke Polresta Banda Aceh.

"Tersangka MZ punya masalah pribadi dengan korban, sehingga timbul dendam pribadi hingga pelaku menghentikan sepeda motor yang dikendarai Aisyah dan penganiayaan itu pun terjadi," ujar Taufiq.

Mantan Kasat Reskrim Polres Langsa ini menerangkan setelah menerima laporan, petugas selanjutnya memeriksa saksi-saksi di lokasi kejadian.

Lalu di tempat penganiayaan itu lanjutnya petugas menemukan selembar KTP atas inisial RIS dan menelusuri alamat di kartu identitas tersebut.

Petugas akhirnya menemukan RIS sesuai alamat yang tertera di KTP yang ditemukan tersebut.

Dari keterangan RIS, polisi akhirnya mengetahui bahwa MZ, pelaku penganiayaan Aisyah itu beralamat di Tanjung Pura, Kecamatan Bandar, Bener Meriah.

Berbekal informasi tersebut, akhirnya Kanit Jatanras, Ipda Krisna Nanda Aufal, STrK dan Unit PPA bersama masing-masing anggota unit itu bergerak ke Bener Meriah.

"Personel akhirnya menangkap MZ sekitar pukul 08.00 WIB, pada Jumat, 10 Januari 2020, di desanya Tanjung Pura, Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah," jelas Taufiq.

Selanjutnya tersangka MZ dibawa ke Polresta Banda Aceh untuk diproses lanjut. Untuk tersangka MZ, lanjut AKP Taufiq, dijerat Pasal 351 KUHP dengan ancaman 2 tahun 8 bulan penjara.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved