Dewan Minta SPBU Atur Antrean Mobil Saat Isi Premium
Ketua Fraksi Partai NasDem di DPRK Kota Banda Aceh, Daniel Abdul Wahab menyorot antrean bahan bakar minyak (BBM) jenis premium
BANDA ACEH - Ketua Fraksi Partai NasDem di DPRK Kota Banda Aceh, Daniel Abdul Wahab menyorot antrean bahan bakar minyak (BBM) jenis premium di sejumlah Kota Banda Aceh yang dinilai sering menggangu para pengguna jalan lain dan juga pemilik toko di dekat SPBU. Dia meminta SPBU untuk mengatur dengan tertib antrean mobil saat mengisi BBM.
“Ini laporan masyarakat yang kita terima, terutama para pengguna jalan dan juga pemilik warung yang merasa terganggu dengan antrean panjang mobil saat mengisi premium di sejumlah SPBU di Kota Banda Aceh,” kata Daniel kepada Serambi, kemarin.
Dari laporan masyarakat yang diterimanya, banyak pengguna jalan yang merasa terganggu karena antrean panjang sejumlah mobil yang mengular dan memakan setengah badan jalan. Daniel sendiri sempat beberapa kali memantau kondisi tersebut dan menurutnya memang sedikit mengganggu jika pihak SPBU tidak mengatur antrean tersebut.
“Yang mengganggu pengguna jalan pantauan kita, antrean yang di dekat putaran arah balik (u-turn), seringnya pengguna jalan lainnya kesulitan memutar arah karena di seberang jalan ada mobil yang sedang mengantre BBM jenis premium,” kata Daniel.
Antrean panjang mobil menunggu jatah pengisian premium ini kata Daniel juga menyebabkan kemacetan jalan di beberapa SPBU yang ada di Banda Aceh, karena setengah badan jalan terpakai untuk para pemilik mobil yang mengantre premium. “Seringnya kita lihat begitu (macet), karena antrean panjang hingga ke jalan. Ini sedikit mengganggu para pengguna jalan lain,” ujar Daniel.
Laporan lainnya yang diterima Daniel adalah dari para pemilik warung atau toko di samping SPBU. Menurutnya, para pemilik toko sering mengeluh karena antrean panjang mobil menunggu jatah pengisian premium menutup akses ke toko mereka. “Ini juga paling banyak kita dapat laporan dari para pemilik toko di samping SPBU, seringnya warga yang ingin belanja tidak bisa masuk ke toko karena tertutup antrean mobil,” kata Daniel.
Oleh karena itu, dia berharap SPBU yang ada di Kota Banda Aceh terutama yang di pusat keramaian untuk mengatur antrean dengan baik agar tidak mengganggu para pengguna jalan lainnya dan juga para pemilik toko di sampingnya.
Kepada pihak Pertamina, Daniel juga meminta agar pasokan BBM jenis premium diatur waktu yang tepat, tidak di jam-jam sibuk. “Kita minta Pertamina juga mengatur jam pasokannya dengan baik. Karena peminat premium banyak makanya selalu terjadi antrean panjang dan kita berharap agar antrean ini tidak juga mengganggu masyarakat lainnya, yang saya sampaikan ini adalah keluhan masyarakat yang disampaikan kepada saya, ” demikian Daniel Abdul Wahab. (dan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/antrean-mobil-isi-premium.jpg)