Luar Negeri

Menteri Intelijen Israel Ancam Bunuh Sekjen Hizbullah Hassan Nasrallah, Batalkan Kunjungan ke Dubai

Pernyataan ancaman akan membunuh Sekjen Hizbullah Hassan Nasrallah itu, diungkap Israel Katz dalam dua postingan, di Twitternya, Senin.

Menteri Intelijen Israel Ancam Bunuh Sekjen Hizbullah Hassan Nasrallah, Batalkan Kunjungan ke Dubai
jns.org/almanar.com
Kolase foto, Israel Katz, Menteri Luar Negeri yang juga merangkap Menteri Intelijen Israel (kiri) dan Sekjen Hizbullah Hassan Nasrallah (kanan). 

SERAMBINEWS.COM, YERUSALEM – Israel Katz, Menteri Luar Negeri yang juga merangkap Menteri Intelijen Israel, menyampaikan pernyataan bernada ancaman terhadap Sekretaris Jenderal Hizbullah Hassan Nasrallah.

Pernyataan ancaman akan membunuh Sekjen Hizbullah Hassan Nasrallah itu, diungkap Israel Katz dalam dua postingan, dalam bahasa Ibrani dan Arab, di akun Twitternya Senin (13/1/2020).

"Nasrallah tidak berhenti menyerang (Perdana Menteri Israel Benyamin) Netanyahu atau mengancam Israel," tulis Israel Katz di akun Twitter-nya.

“Ketika keadaannya memburuk, kesombongannya meningkat. Dia terpaksa bersembunyi di lantai lain karena da peringatan dari tuannya di Iran tentang kemungkinan pembunuhannya,” cuit Katz.

“Jika dia (Nasrallah) menantang Israel - itu juga tidak akan membantunya," kata Katz, merujuk bahwa tempat persembunyian Nasrallah tidak akan menyelamatkannya.

Israel mengklaim bahwa Nasrallah tinggal di bunker selama bertahun-tahun karena takut dibunuh.

Setelah pembunuhan Jenderal Iran Qasem Soleimani dalam serangan udara drone AS awal bulan ini, Nasrallah berjanji untuk membalas terhadap Israel.

Meski menyambut positif pembunuhan Soleimani, namun Israel membantah terlibat dalam pembunuhan tersebut.

BERITA POPULER - Balas Dendam Iran, Hakim Jamaluddin Dibunuh dengan Sprei, Misteri Medan Magnet

Tak Hanya Senjata Militer Modern, Iran Miliki Pasukan Lumba-lumba yang Mampu Hancurkan Kapal Selam

Batalkan Kunjungan ke Dubai

Pada hari Minggu (12/1/2020) The Jerusalem Post melaporkan, Israel Katz telah membatalkan kunjungan ke Dubai bulan ini karena masalah keamanan.

Israel Katz, yang merangkap sebagai menteri intelijen, telah dijadwalkan untuk menghadiri pertemuan pertengahan bulan di Emirat Arab, menjelang Expo 2020 Dubai.

Para diplomat, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan Katz menunda kunjungan atas "instruksi pejabat keamanan" di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan AS setelah pembunuhan Qasem Soleimani, seorang jenderal Iran, dalam serangan udara drone AS di Irak awal bulan ini.

Diplomat lain, yang juga meminta anonimitas, mengatakan Israel mengambil tindakan pencegahan kalau-kalau Iran mencoba menargetkan Katz di Teluk sebagai bagian dari pembalasan terhadap sekutunya Amerika Serikat.

Namun, diplomat itu tidak mengutip bukti untuk menunjukkan ancaman spesifik dimaksud.(Anadolu Agency/Serambinews)

Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved