Video

VIDEO - Anak Gadisnya Hilang Kontak di Malaysia, Nurdin Buat Laporan ke Polda Aceh

Menurut Nurdin, saat itu anak gadisnya diajak bekerja di negeri jiran oleh Mutia, dengan iming-iming gaji besar.

Laporan Hendri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Bermodalkan selembar fotocopy ijazah, Nurdin, senin (13/01/2020) mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Aceh.

Didampingi Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Nurdin melaporkan kasus hilangnya Syafridawati, yang tak lain merupakan anak kandungnya.

Syafridawati yang merantau ke Malaysia hilang kontak sejak lima tahun terakhir.

Menurut Nurdin, saat itu anak gadisnya diajak bekerja di negeri jiran oleh Mutia, dengan iming-iming gaji besar.

Video - Ulama Imbau Gadis Aceh Jangan Tergiur Rayuan Bekerja di Malaysia

Video - Wawancara Eksklusif, Bukhari Ungkap Nasib Miris Gadis Aceh di Malaysia

Video - Gadis Aceh Nyaris Dijual di Malaysia

Warga Gampong Krueng Lingka, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara ini mengaku sudah mencoba mencari keberadaan sang anak melalui komunitas masyarakat Aceh di Malaysia.

Nurdin juga tak lupa menanyakannya kepada Mutia, yang juga merupakan warga Langkahan, namun hingga kini kabar tentang Syafridawati belum juga diketahui.

Kuat dugaan, Syafridawati menjadi korban human trafficking.

Meski sudah berlalu lima tahun, Nurdin yang kini diliputi rasa cemas berharap laporannya ke polisi menjadi upaya lain agar sang anak bisa segera diketahui keberadaannya.

NARATOR : ILHAM

EDITOR : REZA MUNAWIR

Editor: RezaMunawir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved