Dewan Sorot Pasar Terbengkalai  

Anggota DPKR Bener Meriah, Darussalam ST, menyorot sejumlah pasar rakyat di Kabupaten Bener Meriah yang masih terbengkalai

Dewan Sorot Pasar Terbengkalai   
SERAMBI/BUDI FATRIA
Kondisi Pasar di Simpang Tiga, Kabupaten Bener Meriah, Selasa (14/1/2020) yang terbengkalai. 

REDELONG - Anggota DPKR Bener Meriah, Darussalam ST, menyorot sejumlah pasar rakyat di Kabupaten Bener Meriah yang masih terbengkalai. Jika dibenahi dengan melengkapi sejumlah fasilitas, maka pasar ini akan memberikan kontribusi besar bagi perekonomian daerah.

Darussalam ST yang juga anggota DPRK dari Partai Demokrat itu meminta kepada dinas terkait untuk segera memfungsikan pasar-pasar rakyat yang masih terbengkalai seperti di Simpang Tiga, Simpang Balek, Lampahan, dan Pasar Buntul di Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah.

“Jika pasar ini berfungsi dengan baik, maka akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diterima secara rutin dari pedagang berupa retribusi dan pajak,” ujar anggota Komisi C DPRK Bener Meriah itu.

Dikatakan, kalau pasar rakyat berfungsi, pemerintah daerah akan diuntungkan dari hasil sewa lost dan kios di pasar-pasar tersebut. Dikatakan Darussalam, eksekutif  harus secepatnya memfungsikan pasar tersebut. Sebagai tempat pertemuan antara penjual dan pembeli, kondisi pasar juga menggambarkan geliat ekonomi sebuah daerah. Itu sebab, pemerintah diharapkan harus bekerja maksimal memfungsikan pasar rakyat dengan baik.

Selain itu, Darussalam juga menyorot keberadaan Terminal muat barang yang berada di Ketipis. Terminal ini harus segera difungsikan, karena itu juga merupakan salah satu sumber PAD bagi daerah ini.

Anggota DPKR Bener Meriah, Darussalam ST juga menyorot akses jalan Simpang Tiga-Pondok Baru, Kabupaten Bener Meriah, yang semakin sempit dengan bertambahnya volume kendaraan yang melintasi jalan itu. Dirinya mendorong percepatan pembangunan jalan dua jalur akses Simpang Tiga-Pondok Baru.

“Jalan yang digunakan selama ini masih satu jalur dinilai sangat sempit. Kita upayakan segera membangun jalan dua jalur dari Simpang Tiga via ruas Jalan Ujung Gele, Hakim, dan Pondok Baru,” ujar Darussalam kepada wartawan, Selasa (14/1/2020).

Disebutkannya, untuk membangun jalan dua jalur, diperkirakan membutuhkan anggaran senilai Rp 60 miliar. Karena ini tergolong jalan provinsi, pihaknya akan mengusulkan dari Dana Otonomi Khusus Aceh. “Kalau jalan dua jalur itu selesai dibangun, akan banyak sekali manfaat bagi masyarakat. Selain aksesnya lebih dekat, juga akan meningkatkan perekonomian di Kabupaten Bener Meriah,” pungkasnya. (bud)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved